Gubsu: Indonesia Dijajah Dari Sisi Ketahanan Pangan

Perda Perlindungan Lahan Tanaman Pangan Strategis

Tidak lupa Erry mengimbau para penyuluh di Sumut, fokus pada upaya peningkatan produktivitas padi dalam mewujudkan swasembada pangan di Sumut.

“Jangan ada lagi alih fungsi lahan tanaman pangan. Pemkab dan Pemko di Sumut kita harapkan punya lahan tanaman pangan sendiri. Selain itu, saya juga mengimbau Pemkab dan Pemko menerbitkan Peraturan Daerah guna melindungi lahan tanaman pangan strategis,” pesan Erry.

Kecenderungan pengalihan lahan pertanian tanaman pangan menjadi perkebunan sawit, sebut Erry, semakin marak dalam beberapa dekade terakhir. Padahal pertanian padi sawah dengan irigasi yang baik, jauh lebih menguntungkan dari pada perkebunan sawit.

“Pemerintah Provinsi bersama DPRD Sumut, sudah menerbitkan Perda Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Perda ini diharapkan bisa disahuti Pemkab dan Pemko, terutama daerah yang memiliki lahan pertanian tanaman pangan. Ada baiknya segera terbitkan Perda pendukung di daerah masing-masing,” harap Erry.

Erry juga meminta para Kepala Badan/Dinas/Kantor yang menangani penyuluhan Kabupaten/Kota dan Pimpinan Balai Penyuluhan Kecamatan se-Sumut yang hadir dalam kegiatan tersebuut, fokus pada upaya peningkatan produktivitas pangan Sumut.

“Produksi padi Sumut menurun. Saat ini Sumut turun satu pringkat menjadi posisi 6 produsen padi nasional. Enam urutan terbesar produksi gabah di Indonesia itu yakni tertinggi Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan produksi, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara,” terang Erry.

Salah satu persoalan yang dihadapi Sumut adalah lahan irigasi. Secara teknis, baru mencapai baru 35% lahan tanaman padi di Sumut yang mendapat pengairan memadai. Selebihnya masih minim. Akibatnya, lahan rentan dialihfungsikan menjadi lahan tanaman sawit, bahkan lahan perumahan.

“Kita baiknya fokus pada padi. Karena posisi kita sudah bergeser dari urutan lima menjadi enam dalam produksi padi. Saya berharap, seluruh Kabupaten dan Kota kerja keras, jangan ada lagi alih fungsi lahan pangan,” pesan Erry.

Guna mendorong peningkatan produksi padi di Sumut, Pemerintah Provinsi Sumut akan berupaya menyiapkan sarana dan prasarana irigasi.

“Saat ini Sumut memiliki irigasi terbesar yaitu sungai ular seluas 18 ribu hektar. Begitu juga potensi 100 ribu hektar irigasi di Asahan yang akan dibagun. Langkat ada irigasi 10 ribu hektar. Saat ini sedang pembangunan,” pungkas Erry. [KM-01]