Heboh, Resepsi Pengantin Diduga Pakai Helikopter Dinas Polisi

MEDAN, KabarMedan.com | Video pernikahan pengantin di Pematangsiantar mendadak menjadi pembicaraan. Hal ini terjadi karena pengantin tersebut terjadi karena pengantin tersebut menggunakan helikopter dinas milik kepolisian.

Dalam video tersebut terlihat seseorang kru mengenakan seragam polisi. Namun, pada body Helikopter itu tidak ada tulisan “POLISI”, tapi bertuliskan “F & T”. Setelah helikopter mendarat pasangan pengantin itu kemudian turun dan melintasi karpet merah.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpaw mengaku, tidak yakin helikopter dinas milik kepolisian digunakan untuk resepsi pengantin. Namun, dirinya menyatakan akan menindak personelnya jika terjadi penyalahgunaan aset negara itu. “Kabid Humas menyampaikan ke saya, jika kemungkinan besar mereka hanya pakai untuk numpang foto,” katanya.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Jika hanya menumpang berfoto, Paulus menduga hal itu karena kebanggaan, dan lumrah terjadi. Seperti halnya pada saat ulang tahun TNI, masyarakat ramai-ramai berfoto bersama alutsista. “Jika itu berarti ya mungkin karena kebanggaan mereka. Mereka ingin jadi sarana saja, jadi background,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

Paulus memastikan helikopter polisi tidak boleh dipakai warga biasa untuk berkeliling. Jika hal itu terjadi, dirinya akan memberikan tindakan pada personel yang terlibat.

“Untuk dipakai keliling dan disewakan tidak boleh. Itu sangat prinsip. Jika terjadi seperti itu pasti akan kita tindak,” ucapnya.

Paulus tetap berkeyakinan tidak ada penyalahgunaan aset negara pada peristiwa itu. Dirinya menduga momen helikopter yang sedang landing dimanfaatkan untuk menjadi background foto. [KM-03]