HUT TNI Ke-69, FKPD Sumut Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Medan

KABAR MEDAN | Jajaran Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) Sumatera Utara (Sumut) berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Medan di Jl. Sisingamangaraja Medan, Senin (6/10/2014). Ziarah tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT TNI ke 69 yang terkonsentrasi di Aula Lantamal I Belawan, Selasa (7/10/2014).

\Jajaran FKPD Sumut yang turut dalam ziarah masing-masing Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi, Ketua Ketua DPRD Sumut Sementara H Ajib Shah, Walikota Medan, Kasdam I/BB Brigjen TNI Cucu Sumantri, Danlamal I Belawan Kolonel Laut (P) Pulung Prambudi, Pangkosek Hanudnas III Kolonel Pnb Supriharsanto, Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutejdo dan Wakapolda Sumut Brigjen Pol Basaruddin. Juga terlihat Walikota Medan Tengku Dzulmi Eldin MSi.

Baca Juga:  Darma Wijaya Tinjau dan Santuni Korban Kebakaran di Tanjung Beringin: Hati-hati Bahaya Korsleting Listrik

Dalam prosesi ziarah, Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi dan rombongan menggelar upacara tabor bunga, sebagai bentuk perhargaan kepada jasa para TNI yang telah mengabdikan hidupnya dalam merebut kemerdekaan.

Dalam kesempatan tersebut, Erry berpesan kepada generasi muda untuk mengambil hikmah dari perjuangan para pahlawan yang gugur di medan pertempuran. Jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan layak mendapat apresiasi.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengingat jasa-jasa para pahlawannya. Dari itu, kita sebagai generasi penerus bangsa, harus mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik mungkin. Mari kita wujudkan cita-cita para pejuang yakni membawa Indonesia menjadi bangsa yang berdaulat, bermartabat dan sejahtera,” ujar Erry.

Banyak cara dalam mengisi kemerdekaan. Tidak dengan berada diperbatasan memegang senjata, tetapi dengan melakukan inovasi dan kreatifitas bermanfaat. Selain itu, mengisi kemerdekaan juga dapat dilakukan dengan menjaga dari rongrongan penjajahan modern seperti membekali diri dari budaya yang dapat merusak moral, ancaman narkoba dan pelencengan idiologi Pancasila dan hal yang dapat merusak nilai nasionalisme.

Baca Juga:  Darma Wijaya Tinjau dan Santuni Korban Kebakaran di Tanjung Beringin: Hati-hati Bahaya Korsleting Listrik

“Pertempuran saat ini adalah pertempuran modern. Ada saja pihak yang berusaha merusak moral anak bangsa lewat internet, narkoba dan mengikis ideologi dan rasa nasionalisme generasi muda,” ujar Erry.

Erry juga mengatakan, upaya menangkal rongrongan salah satunya dengan mempertebal ilmu agama dan membekali diri dengan berbagai keahlian yang bermanfaat. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.