Insiden Tolikara, Polisi Periksa 37 Saksi

JAKARTA, KabarMedan.com | Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI, Komisaris Jenderal Budi Waseso, mengatakan pihaknya menambah lagi jumlah saksi yang diperiksa dalam kasus kerusuhan kerusuhan di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua.

“Kemarin ada 32 orang kami periksa, lalu meningkat menjadi 37 orang saksi,” kata Budi Waseso di Markas Besar Kepolisian RI, Kamis (23/7/2015), seperti dikutip dari Tempo.co

Semua saksi, kata Budi, diduga terkait dengan kejadian kerusuhan yang terjadi pada hari raya Idul Fitri itu. “Semua berkaitan dengan mereka yang diduga terlibat dalam kegiatan itu,” katanya.

Bentrokan terjadi pada Jumat pagi, 17 Juli 2015, ketika puluhan orang yang diduga anggota jemaat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) memprotes penyelenggaraan sholat ied di Lapangan Markas Komando Rayon Militer 1702-11/Karubaga. Mereka beralasan telah mengeluarkan surat pemberitahuan agar ibadah sholat ied itu tak dilaksanakan didaerah tersebut karena berbarengan dengan acara seminar dan kebaktian kebangunan rohani (KKR) pemuda GIDI.

Polisi yang mengamankan lokasi sempat mengeluarkan tembakan peringatan. Namun massa mengamuk hingga menyebabkan puluhan kios dan satu masjid di sekitar lapangan habis terbakar. Seorang korban tewas dan belasan lainnya luka-luka terkena peluru. [KM-01]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.