SAMOSIR, KabarMedan.com | Publishing and Education Director PT Gramedia Asri Media, Suwandi S Brata, mengajak masyarakat dapat menjadikan literasi sebagai gerakan yang hidup dalam mengembangkan kecerdasan anak bangsa.
Hal ini dikatakan Suwandi dalam pembukaan Festival Literasi Nusantara Danau Toba 2019, di Lopo Hotel Internasional di Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Kamis (11/7/2019).
“Literasi berkaitan langsung dengan kemajuan bangsa. Orang yang terpapar literasi memiliki wawasan luas, sehingga berkemampuan dalam mengambil keputusan dan memiliki keahlian dalam perencanaan dengan hasil kerja nyata,” katanya.
Acara yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Juli 2019 ini, diinisiasi oleh Gramedia bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir.
Kabid Pembinaan dan SDM Dinas Perpustakaan Provinsi Sumut, Erikson Pakpahan, mewakili Wagub Sumatera Utara, H Musa Rajekshah mengapresiasi PT Gramedia Asri Media, Pemkab Samosir, Yayasan Alusi Tao Toba dan komunitas pegiat literasi yang telah acara tersebut.
“Kita berharap masyarakat dapat mengambil pembelajaran dari acara ini, sehingga tumbuh generasi literasi di Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Samosir,” ujarnya.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Samosir, Lastuana Simbolon juga menyampaikan apresiasi Gramedia yang menjadikan Samosir sebagai tempat berlangsungnya acara tersebut.
“Kita berharap acara seperti ini terus dikembangkan dalam upaya mencerdaskan anak bangsa,” ungkapnya.
Berbagai kompetisi edukatif seperti mewarnai, resensi buku, bercerita bahasa batak, menulis aksara batak, menulis esai, dan permainan tradisional menjadi kegiatan selama rangkaian acara.
Tidak hanya itu, beragam seminar dari penulis serta tokoh kompeten di bidangnya juga dihadirkan dalam acara ini.
Diawali dengan Workshop Menulis Kreatif oleh Nestor Rico Tambunan atau yang biasa disebut Nestor Katanya (penulis skenario Si Doel Anak Sekolahan), Workshop Pendidikan Alternatif dan Pelatihan Guru oleh Butet Manurung (pendiri Sokola Rimba) dan Seminar Literasi Digital dan Cara Menanggulangi Hoax oleh Maman Suherman (Penulis dan Pegiat Literasi).
Puncak acara ini adalah karnaval literasi akan diramaikan oleh perahu dan kapal belajar di atas perairan Danau Toba. Selain itu, ribuan pelajar, masyarakat, serta komunitas juga akan berkampanye bersama. [KM-03]














