Jokowi Blusukan Ke Pengungsi Sinabung

foto courtesy : detik.com

KABAR MEDAN | Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Jokowi, bertolak ke Medan, Sumatera utara, Rabu (29/10/2014) pagi menggunakan pesawat kepresidenan.

Rencananya, sesampainya di Bandara Kualanamu, presiden akan menuju dan mengunjungi masyarakat di lokasi bencana alam Gunung Sinabung, Tanah Karo. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa turut mendampingi Presiden Jokowi dan ibu negara.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengunjungi masyarakat sekitar Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera utara, Rabu (29/10/2014). Selain mengunjungi masyarakat, Jokowi juga akan memberikan bantuan.

“Bapak presiden Jokowi akan mengunjungi Sinabung untuk memberikan bantuan,” ungkap Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TN2K), Bambang Widianto, di kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa (29/10/2014).

Baca Juga:  33 Tersangka Diamankan Selama Operasi Antik Toba di Sergai Bersama Sabu 46,82 Gram dan Ganja 2,6 Kg Lebih

Menurutnya, presiden Jokowi akan memberikan bantuan berupa tabungan dengan menggunakan kartu elektronik (sim card).

Bantuan presiden kepada masyarakat Sinabung ini diambil dari dana operasional presiden yang nilainya sebesar Rp 2,5 miliar per bulan.

“Berupa tabungan menggunakan kartu elektronik. Sim card. Pakai anggaran operasional presiden,” ungkapnya.

Jumlah penerima bantuan akan dihitung berdasarkan data yang dimiliki TN2K saat menyalurkan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca Juga:  Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara, Perusahaan Beri Dukungan Penuh kepada Korban

Presiden Jokowi ingin bantuan tersebut benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, Jokowi meminta penyaluran bantuan itu memakai teknologi untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Diharapkan kedepannya, panyaluran bantuan berupa tabungan kepada masyarakat miskin dengan memakai teknologi melalui sim card.

“Pencairannya bisa melalui kantor pos, atau agen. Contohnya Bank Mandiri, dan Indomaret dan siapa saja lah yang bisa,” jelasnya. [KM-01/tribunnews]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.