Ketika Para Siswa Kocar-kacir dan Berpura-pura Nongkrong di Warung Saat Dikejar Polisi

MEDAN, KabarMedan.com | Seratusan pelajar SMA dan SMK di Medan diamankan polisi saat aksi mereka di depan gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Jumat (27/9). Mereka lari kocar-kacir saat terjadi keributan dengan polisi.

Kehebohan terjadi karena mereka lari ke arah Jalan Kejaksaan, Jalan Perdana, Jalan Lisrik, Jalan Palang Merah dan Jalan Zainul Arifin. Sepanjang jalan, mereka terus melempari polisi dengan batu. Polisi sigap mengejar dan menangkap para siswa tersebut. Ada hal lucu saat mereka hendak ditangkap.

Namun ada yang lucu terjadi. Saat petugas hendak menangkap tiga pelajar di Simpang Jalan Imam Bonjol-Jalan Listrik. Tepat di simpang itu, ada warung yang kebetulan banyak warga yang menonton aksi para pelajar itu.

Baca Juga:  Kejari Sergai Musnahkan Barang Bukti dari 75 Perkara Inkracht

Setelah dikejar polisi, tiga siswa itu memutar dari Jalan Palang Merah kemudian kembali ke Jalan Listrik dan bertemu dengan rombongan petugas lain. Tak hilang akal, mereka pura-pura duduk di warung tersebut, pura-pura menonton. Saat hendak ditangkap polisi, mereka mengaku pengunjung warung.

“Kami mau jumpai abang ini, Pak,” kata seseorang dari mereka.

Abang-abang yang ditunjuk pelajar itu malah kebingungan. Tanpa menunggu lama, petugas membekap mereka dan diboyong ke gedung DPRD Sumut. “Jangan tangkap saya, Pak. Tolong,” ucapnya.

Selanjutnya, tak jauh dari situ, seorang pelajar juga memutar akal saat hendak ditangkap. Kebetulan, disampingnya ada seorang bapak-bapak. “Saya nggak ikut demo, Pak. Ini saya lagi sama Bapak saya,” katanya sambil menunjuk pria dewasa disampingnya.

Baca Juga:  Kejari Sergai Musnahkan Barang Bukti dari 75 Perkara Inkracht

Pria yang dimaksud lantas menjawab ke polisi. “Bukan. Bukan anak saya dia,” katanya.

Sambil cekikikan, petugas langsung menangkap anak tersebut. Dia diboyong dalam keadaan menangis, memohon agar dilepas.

Mereka ditempatkan dalam satu ruangan dekat lobi kantor DPRD Sumut. Di sana, puluhan siswa lain sudah diamankan. Polisi mendapati beberapa dari mereka membawa batu dalam tas. Ada juga seorang siswa yang kedapatan membawa parang. [KM-05]