KM Sinar Bangun yang Tenggelam Diduga Kelalaian Pihak Pengelola

MEDAN, KabarMedan.com | Wadir Polair Polda Sumut, AKBP Ir Untung Sangaji menilai, kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, diduga ada kelalaian pengelola kapal yang mengabaikan imbauan soal muatan kapal.

Pasalnya, kapal yang tenggelam diduga kelebihan muatan, sehingga lepas kendali.

“Sebulan lalu kita tegaskan imbauan untuk antisipasi kejadian seperti ini. Muatan dan kesiapan pelampung harus diperhatikan,” katanya, Selasa (19/6/2018).

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Namun, informasinya evakuasi penyelematan terkendala diduga kurangnya kesiapan tersebut. “Untuk informasi lebih lanjut akan kita sampaikan lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, hingga saat ini telah 19 penumpang yang ditemukan.

Dari 19 penumpang, diantaranya 14 penumpang laki-laki dan 5 penumpang perempuan.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

“Informasinya hingga pagi ini sudah 19 orang ditemukan, 1 meninggal dunia. Korban meninggal diketahui bernama Tri Suci Ulandari (24), warga Aceh Tamiang,” pungkasnya. [KM-03]