Kodim Langkat Gagalkan Penyelundupan 40 Ton Bawang Merah Asal Malaysia

MEDAN, KabarMedan.com | Penyelundupan 40 ton bawang merah asal Malaysia dan 52 pak kopi serta 30 rol pagar kawat ilegal digagalkan personil Kodim 0203 Langkat.

Penyelundupan itu digagalkan di kawasan alur Sungai Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Minggu (01/02/2014).

Personil Kodim 0203 Langkat juga mengamankan 6 unit truk yang membawa 40 ton bawang merah asal Malaysia dan 52 pak kopi serta 30 rol pagar kawat ilegal serta 12 orang sopir dan kernetnya.

Informasi yang dihimpun, digagalkannya penyelundupan ini bermula dari laporan masyarakat bahwa dikawasan alur Sungai Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat sering terjadi transaksi barang penyelundupan baik barang elektronik, makanan dan narkotika jenis sabu-sabu.

Baca Juga:  Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara, Perusahaan Beri Dukungan Penuh kepada Korban

Mendapat laporan itu, pihak Kodim lalu melakukan penyidikan dan melakukan pengintaian. Saat hendak membawa 40 ton bawang merah asal Malaysia dan 52 pak kopi serta 30 rol pagar kawat ilegal menuju Provinsi Aceh, petugas memberhentikan laju truk, namun saat diberhentikan, dua truk lainnya mencoba melarikan diri.

Setelah melakukan pengejaran, akhirnya petugas berhasil mengamankan kedua truk dan berhasil mengamankan barang bukti 40 ton bawang merah asal Malaysia dan 52 pak kopi serta 30 rol pagar kawat ilegal.

“Kami sering mendapatkan informasi tentang transaksi barang penyelundupan ini, karena itu kami bergerak cepat menindaklanjuti informasi warga tersebut,” jelas Dandim 0203 Langkat, Letnan Kolonel (Inf) Agusman Heri.

Baca Juga:  33 Tersangka Diamankan Selama Operasi Antik Toba di Sergai Bersama Sabu 46,82 Gram dan Ganja 2,6 Kg Lebih

Saat dimintai keterangan ke 12 sopir dan truk itu mengaku, bahwa 40 ton bawang, 52 pak kopi serta 30 rol pagar kawat ilegal itu dibawa dari Malaysia menuju Kabupaten Langkat dengan menggunakan kapal tongkang.

“Saat ini enam truk, 12 orang sopir dan kernet serta barang bukti lainnya kita amankan di Kodim untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.