Koleksi Taman Marga Satwa Medan Bertambah Dengan Lahirnya 4 Bayi Harimau Benggala

Seorang petugas Taman Marga Satwa Medan menggendong seekor bayi harimau benggala yang lahir pada 7 November 2014.

KABAR MEDAN | Koleksi Taman Margasatwa Medan bertambah dengan lahirnya empat bayi harimau benggala (Phantera Tigris Tigris). Belum lama ini empat ekor harimau sumatera (Phantera Tigris Sumatrae) juga lahir di sana.

“Empat bayi harimau benggala ini lahir dengan cara normal, alami saja. Cuma kesehatan dan kehamilan induknya kami pantau terus,” kata Drh Sucitrawan yang merawat induk dan bayi harimau itu, Senin (1/12/2014).

Dikatakannya, keempat bayi harimau benggala itu lahir pada 7 November lalu. Namun, pihak Taman Margasatwa Medan baru berani mempublikasikannya setelah usia mereka 3 minggu untuk menghindarkan hal tidak diinginkan.

Baca Juga:  Dosen USI: Penambahan Usia Pensiun Polisi 60 Tahun Wujudkan Polisi Humanis

Bahkan, petugas baru memeriksa jenis kelamin keempat bayi harimau benggala itu. “Baru kita check tadi, semuanya jantan,” jelasnya.

Induk harimau benggala itu bernama Wesa (9), sedangkan jantannya bernama Avatar (8). Pasangan ini merupakan kiriman Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan yang tiba di Medan, 31 Mei 2014 lalu.

“Dengan lahirnya¬† empat bayi harimau benggala ini, koleksi harimau di Taman Marga Satwa Medan menjadi 20 ekor, yang terdiri dari 14 ekor harimau sumatera dan 6 ekor harimau benggala,” ungkapnya.

Sebelumnya, 4 ekor bayi harimau sumatera lahir pada Rabu (7/5/2014). Keempat bayi harimau sumatera ini juga lahir alami dan saat ini dalam keadaan baik. “Seperti harimau benggala yang baru lahir ini, keempat harimau sumatera itu juga belum diberi nama,” jelasnya.

Baca Juga:  Rektor UMTS Dukung Usia Pensiun Polisi Jadi 60 Tahun

Dengan jumlah koleksi 20 ekor, Taman Marga Satwa Medan surplus harimau. Mereka pun merencanakan sejumlah langkah untuk membantu pelestarian binatang dilindungi itu. “Mungkin kita akan mencoba melakukan tukar menukar koleksi dengan kebun binatang lain,” pungkasnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.