MEDAN, KabarMedan.com | Dua calon penumpang pesawat di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Deli Serdang, kembali membuat masalah dengan mengaku membawa bom, Selasa (26/1/2016).
Calon penumpang yang terlibat masalah ini masing-masing KH (43) warga Aceh, dan DV (23) warga Tangerang, keduanya langsung diamankan petugas Avsec Bandara KNIA.
KH merupakan calon penumpang pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW1252 tujuan Meulaboh terjadwal berangkat pada Selasa (26/1/2016) pukul 09.15 WIB. Sementara DV merupakan calon penumpang Wings Air IW1245 tujuan Gunung Sitoli dengan jadwal penerbangan pukul 07.48 WIB.
KH dan DV diamankan di waktu terpisah, karena mereka mengatakan membawa rangkaian bom didalam tasnya. Akibatnya keduanya gagal terbang.
“Keduanya sudah kita serahkan ke Otoritas Bandara untuk diproses lebih lanjut. Jika memenuhi unsur, maka keduanya diserahkan ke yang berwajib,” kata Kepala Keamanan Bandara Kualanamu, Kuswadi.
Kejadian ini merupakan yang kesepuluh kali terjadi di Bandara Internasional Kualanamu. Beberapa di antaranya sempat menjadi pemberitaan. Salah satunya dilakukan Wakil Ketua DPRD Sumut, Zulkifli Efendi Siregar.
Ketua DPD Partai Hanura Sumut ini diamankan petugas Avsec Bandara KNIA karena mengaku tasnya berisi bom saat ditanyai petugas check-in Lion Air, Jumat (22/1/2016). Dia gagal terbang ke Jakarta menumpang Batik Air dengan nomor penerbangan ID7016. [KM-03]














