Ledakan Dipastikan dari Gas, Kapolda Sumut : Siapapun yang Lalai Kita Proses

MEDAN, KabarMedan.com | Polisi melakukan penyelidikan terkait ledakan di Jalan Kruing Medan, yang merusak sejumlah ruko dan mengakibatkan dua orang tewas, serta lainnya luka-luka pada Kamis (11/4/2019). Polisi memastikan bahwa ledakan tersebut dipicu gas.

“Dari hasil pemeriksaan labfor dan olah TKP ledakan bersumber dari gas,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, Jumat (12/4).

Namun, pihaknya masih belum bisa memastikan asal gas yang meledak apakah dari instalasi PGN. Penyelidikan mendalam masih dilakukan untuk mendapatkan kepastiannya.

“Penyelidikan mendalam masih dilakukan. Mudah-mudahan bisa disimpulkan dan ditemukan siapa yang bertanggung jawab dalam peristiwa ini,” ujarnya.

Agus mengatakan, jika adanya unsur kelalaian maka pihak yang bertanggung jawab akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.  “Siapapun yang lalai akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Agus juga meminta agar PGN menutup sementara penyaluran gas ke lokasi ledakan. Hal ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Kapolres, Dir Krimsus, Kasat Reskrim? tolong diingatkan kepada PGN untuk sementara ini jangan dialirkan gasnya kelokasi ini dulu,” jelasnya.

Agus mengimbau masyarakat lokasi bila mencium bau gas agar segera melapor ke petugas kepolisian, atau langsung ke petugas PGN untuk segera ditindaklanjuti.

Saiful Hadi, Sales Area Head PGN Medan, memastikan instalasi gas PGN yang tersambung di lokasi ledakan aman. Tidak ada kebocoran di sana.

“Kita pastikan jaringan kita aman. Memang selain menggunakan gas PGN pelanggan tersebut menggunakan gas elpiji 3 kg dan 12 kg,” tambahnya.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

Pihak PGN masih menunggu hasil pemeriksaan tim Laboratorium Forensik dan investigasi terhadap ledakan tersebut. Mengenai permintaan Kapolda Sumut agar pasokan gas ke area dihentikan, Ia mengaku langkah tersebut akan mereka lakukan.

“Pasokan gas ke rumah saat ini kita tutup. Namun, nanti setelah selesai pemeriksaan Labfor mungkin kita akan tutup yang ada di bawah,” pungkasnya.

Diberitakan, Ledakan keras terjadi di Jalan Kruing Medan pada Kamis (11/4/2019). Akibat peristiwa itu, sejumlah ruko mengalami kerusakan. Tak hanya itu, dua orang meninggal dunia dan lainnya luka-luka. Dua orang yang meninggal dinia yakni abang-adik, Jafier (10) dan Eren (2).