Mahfud MD: Ideologi Pancasila Harus Sampai ke Akar Rumput

MEDAN, KabarMedan.com | Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, upaya deradikalisasi sangat penting untuk mengubah seseorang yang terpapar paham radikal.

Jika narapidana teroris (napiter) yang mengatakan bahwa deradikalisasi belum sampai ke bawah, hal itu bagus karena dengan begitu narapidana teroris telah sadar bahwa deradikalisasi penting.

“Jika dia dulu menjadi radikal karena kampanye tentang ideologi belum sampai ke bawah, itu bagus. Kita lakukan itu (deradikalisasi),” katanya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H dan Dies Natalis Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut, Selasa (26/11).

Baca Juga:  Perkara KDRT Anak dan Ayah di Sergai Diselesaikan dengan Mekanisme Keadilan Restoratif

Ia menilai, Presiden Joko Widodo telah menunjukkan komitmen bahwa ideologi Pancasila harus sampai ke akar rumput.

“Pesan pak Presiden kepada kita semua, beliau sudah membuat Keppres tentang lahirnya Pancasila, semuanya mengarah ke situ,” ujarnya.

Ia hanya sebentar memberikan keterangan kepada Jurnalis. Mahfud lalu bergegas menuju lapangan, tempat ratusan mahasiswa-mahasiswi yang telah menunggunya.

“Saya kira hafal semua sholawat burdah. Ayo kita sholawat burdah,” ujarnya.

Sebelumnya, Mahfud memberikan sambutan dalam Seminar Nasional Deradikalisasi selama sekitar 30 menit. Ia mengaku, Indonesia bukan negara Islam, bukan juga negara sekuler, melainkan negara Pancasila.

Baca Juga:  KPK Perkuat Tata Kelola Berintegritas di Kabupaten Asahan dan Desa Ledong Barat

“Dalam negara Pancasila ini, hukum agama tidak resmi diberlakukan negara. Apakah boleh hukum negara boleh berlaku, selama menyangkut hak-hak pribadi, hukum privat, perdata, hukum agama itu berlaku kepada masing-masing pemeluknya tanpa harus diberlakukan oleh negara,” jelasnya.

“Saudara mau sholat, nggak ada hukumnya wajib sholat pada hukum negara. Tapi agama mewajibkan Anda sholat. Saudara mau ke gereja, ke gereja aja,” pungkasnya. [KM-05]