Menteri Perdagangan Sidak ke Pasar Tradisional di Medan

MEDAN, KabarMedan.com | Menteri Perdagangan Republik Indonesia (RI), Enggartiasto Lukita melakukan sidak ke Pasar Ramai, Jalan Thamrin Medan, Sabtu (29/12/2018). Dalam sidaknya ia menanyai beberapa pedagang dan melakukan pengecekan harga dan masih stabil.

“Memang di beberapa pedagang beras, yang tersedia beras premium dan premium ke atas. Tidak ada beras medium karena kecenderungan disini katanya pembeli menengah ke atas,” katanya.

Selain itu, katanya, harga telur sedikit naik dari Rp 37 ribu menjadi Rp 40 ribu per papan. Demikian juga dengan ayam Rp 25 ribu naik menjadi Rp 35.

“Harga ayam disini lebih murah ketimbang sewaktu saya sidak di Wonosobo, Jawa Tengah. Jadi ada perbedaan-perbedaan harga,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Bulog telah menetapkan harga beras medium tidak lebih dari Rp 50 dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 9.450. Namun faktanya di pasaran range harga masih berkisar Rp 10-11 ribu rupiah.

Baca Juga:  Terima Aspirasi Pendukung MBG, Bobby Nasution Siap Teruskan Petisi Masyarakat Sumut ke Presiden Prabowo

“Bulog akan kita tugaskan untuk masuk ke pasar. Karena sampai pedagang besar Rp 8.900 dan menjual ke masyarakat Rp 9.450 maksimal. Sehingga masyarakat ada pilihan, kita ingin mengendalikan harga bisa mengetahui berapa HET dan harus merata,” jelasnya.

Terkait akan adanya kenaikan harga menjelang tahun baru, Enggar memastikan bahwa Bulog akan mengeluarkan semua stok untuk mengendalikan harga tersebut.

“Saya percaya pedagang tidak akan macam-macam, apalagi kita punya satgas pangan dari kepolisian agar tidak dilakukan penimbunan,” tambahnya.

Enggar melanjutkan perjalanan untuk melakukan sidak di Pasar Sukaramai, Jalan AR Hakim Medan. Disitu, ia menemukan Pasar Tradisional milik Pemko Medan tersebut kotor dan tidak teratur. Hal ini pula dinilai banyak para pedagang yang berjualan di luar pasar atau di badan Jalan.

“Pedagang yang ada di dalam banyak yang mengeluh karena dagangan mereka kalah dengan pedagang yang berjualan di luar,” akunya.

Baca Juga:  Bobby Nasution Bantu Penyelesaian Persoalan Retribusi Wisata Air Panas Karo dengan Dua Opsi

Enggar mengaku telah menyampaikan hal ini kepada Kepala Pasar Sukaramai? untuk membenahi Pasar itu, dan menyampaikan temuannya tersebut kepada Wali Kota Medan, HT Dzulmi Eldin.

Sesudah kondisi lebih baik maka seluruh pedagang agar dimasukkan ke dalam. Bagi yang tidak mau masuk untuk mengisi lapak, maka akan diambil alih dan diberikan kepada mereka yang mau berdagang.

Bagi pedagang yang berada di depan ditertibkan semuanya. Untuk menertibkannya kita akan bekerja sama dengan pihak kepolisian,” cetusnya.

Enggartiasto mengatakan, untuk pembangunan pasar tradisional memerlukan anggaran yang besar.

“Pasar dibangun dengan anggaran yang besar, namun tetapi kita harus realistis dan tidak mungkin tidak membenahinya. Kita akan lakukan secara bertahap,” katanya.

Kementerian Perdagangan akan memantau keseriusan Pemko Medan untuk memperbaiki secara keseluruhannya Pasar Tradisional tersebut.

“Untuk anggarannya akan kita akan pikirkan lagi seperti apa yang diperlukan baik APBD maupun APBN,” pungkasnya. [KM-03]