Pasukan Yonif 100/Raider Serbu Stasiun Kereta Api Medan

MEDAN, KabarMedan.com | Puluhan prajurit Batalyon Infanteri 100/Raider bersenjata lengkap menyerbu Stasiun Kereta Api Medan, Rabu (30/9/2015). Penyerbuan ini dilakukan dalam operasi pembebasan warga yang disandera oleh para teroris.

Penyerbuan ini merupakan salah satu skenario yang dilakukan dalam simulasi pembebasan teroris oleh pasukan dari Yonif 100/Raider tersebut.

Komandan Yonif 100/Raider, Mayor Andar D Panggabean mengatakan, simulasi ini menjadi bagian dari latihan rutin yang lakukan untuk mengasah kemampuan prajurit dalam operasi penyelamatan sandera.

Baca Juga:  Laga Kambing Dua Motor di Sergai, Empat Orang Terluka

“Ini latihan rutin yang kita lakukan untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam operasi pembebasan sandera dan penumpasan aksi terorisme,” katanya.

Selain menggunakan stasiun kereta api sebagai tempat latihan, lanjuynya, mereka juga menggunakan gedung Mall Center Point dalam beberapa bagian simulasi.

Pemilihan dua lokasi tersebut disebabkan prajurit membutuhkan simulasi penyelamatan pada gedung-gedung tinggi dan juga operasi penyelamatan pada stasiun kereta api yang saat ini menjadi salah satu objek vital di Kota Medan.

Baca Juga:  Puluhan Emak-emak Geruduk SPBU di Dolok Masihul Akibat Langkanya BBM

“Sekarang ini kereta api menjadi salah satu transportasi penting yang sering digunakan oleh pejabat saat berkunjung ke Medan,” ujarnya.

Simulasi tersebut melibatkan sekitar 90 personil Yonif 100/Raider bersenjata lengkap dan didukung dua panser Anoa. [KM-03]