Pasutri Temukan Bayi Baru Lahir Di Pinggir Jalan di Padang Lawas

Ilustrasi
bayi
Ilustrasi

KABAR MEDAN | Warga Desa Sihiuk, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Jumat (9/12/2015) heboh.

Pasalnya, sesosok bayi perempuan baru lahir dengan tali pusar dan ari-arinya masih menempel diletakkan dipinggir jalan. Diduga, bayi yang diletak didalam ember dan dibalut celana dalam hitam wanita itu sengaja dibuang karena hamil diluar nikah.

Informasi yang dihimpun, bayi dalam kondisi  sehat itu pertama kali ditemukan pasangan suami istri Edi Sinaga (45), dan Masintan (40), yang tengah melintas dan mendengar suara tangisan bayi.

Baca Juga:  Rektor UMTS Dukung Usia Pensiun Polisi Jadi 60 Tahun

“Pas lagi lewat dijembatan itu, dengan suara bayi, karena masih hidup saya hubungi tetangga untuk dibawa ke bidan
Bidan Desa Sihiuk,” jelasnya.

Bidan Desa Sihiuk lalu membersihkan bayi dan memotong tali pusarnya. Tak berapa lama, Polsek Barumun yang mendapat informasi penemuan bayi itu lalu membawanya RSUD Sibuhuan untuk dirawat.

Kapolsek Barumun, AKP Huayan Harahap mengaku, saat ini sang bayi dengan berat badan 2,3 kg dan panjang 42 cm itu dalam kondisi sehat dan tidak ada kelainan.

Baca Juga:  Dosen USI: Penambahan Usia Pensiun Polisi 60 Tahun Wujudkan Polisi Humanis

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, diperkirakan bayi tersebut lahir diantara pukul 04.00 WIB sampai 05.00 WIB, karena kondisi tali pusat dan ari-ari bayi tersebut belum putus,” jelasnya.

Diungkapkannya, pemeliharaan bayi tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Pemkab Palas untuk diserahkan kepada pengasuh yang dihunjuk sesuai ketentuan yang berlaku. “Saat ini kita masih melakukan pencarian terhadap orang tua yang membuang bayinya tersebut,” katanya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.