Pedagang Raup Keuntungan Dari Ramainya Warga Yang Datang Ke Rumah Tersangka Majikan Penganiaya PRT

KABAR MEDAN | Ratusan warga terus memadati rumah pasangan suami istri, Syamsul dan Randika, tersangka penganiayaan pembantu rumah tangga di Jalan Beo Simpang Jalan Angsa, Kecamatan Medan Timur, Selasa (2/12/2014) sore.

Ramainya masyarakat membuat pedagang makanan dan minuman yang datang ke lokasi meraup keuntungan besar.

Umar (40), warga Jalan M Yakub yang merupakan penjual Batagor mengaku, meraup untung dari ramainya warga yang memadati lokasi. “Lumayan lah bang dengan adanya kasus ini. Tadi bawa 500 tusuk dan kini tinggal 40 tusuk aja. Satu tusuk batagor Rp 1000,-,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara, Perusahaan Beri Dukungan Penuh kepada Korban

Hal senada dikatakan, Rizal yang merupakan pedagang es. Ia mengaku mendapatkan hasil yang lumayan dari berjualan es di lokasi kejadian.

“Lumayan bang untungnya dari kejadian ini, karena warga memadati lokasi dan haus pasti membeli dagangan saya. Dari siang bang saya disini,” ungkapnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.