Pegawai Bank BRI : Briptu Dian Bukan Ingin Merampok

MEDAN, KabarMedan.com | Dugaan Briptu Chaidir, personil Polres Bireun yang diduga ingin merampok Bank BRI Unit Kedai Durian Delitua, pada Selasa (15/9/2015) ditepis oleh pegawai Bank BRI tersebut.

Salah seorang pegawai yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, awalnya Briptu Dian datang ke Bank BRI Unit Kedai Durian untuk mentransfer yang diduga uang remunerasi 34 personil Polres Bireun yang belum diberikannya. Lantaran Bank sudah mau tutup, permintaan Briptu Dian ditolak dan disarankan untuk datang keesokan harinya.

“Awalnya datang mau tranfer uang, namun kita tolak karena Bank mau tutup. Disitu Briptu Dian tetap ngotot mau mentransfer uang,” katanya, Rabu (16/9/2015).

Baca Juga:  Puluhan Emak-emak Geruduk SPBU di Dolok Masihul Akibat Langkanya BBM

Karena ditolak, Briptu Dian marah-marah kepada karyawan Bank BRI. Melihat kejadian itu, satpam Bank masuk kedalam untuk menenangkan pelaku. “Disitu satpam Bank sudah menjelaskan, tapi Briptu Dian tidak mau tahu dan malah marah-marah, malah dipukulnya satpam Bank,” ungkapnya.

Saat bersamaan, keluar seorang nasabah Bank BRI bernama Darwinsyah Berutu (53), yang saat itu usai melakukan transfer uang, lalu terkena tembakan senjata api SS1 yang dibawa pelaku. “Saat ribut diluar, pelaku yang emosi mau menembak satpam kami, namun ditahan. Disitulah Pak Darwinsyah terkena tembakan,” sebutnya.

Baca Juga:  BPD Lubuk Dendang Laporkan Kades ke Polisi Diduga Tak Salurkan Tunjangan Selama 6 Bulan

Warga yang melihat, jelasnya, lalu menangkap pelaku yang hendak melarikan diri usai menembak nasabah tersebut.

“Ditangkap karena mau melarikan diri. Temannya ada dua orang sudah melarikan diri duluan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono ketika dikonfirmasi mengatakan, masih melakukan pemeriksaan terhadap Briptu Dian.

“Masih kita lakukan pemeriksaan, apakah Briptu Dian terlibat perampokan atau tidak. Sejauh ini kita telah memeriksa tiga orang saksi,” pungkasnya. [KM-03]