Pegawai Honorer Pengadilan Agama Kritis Dipukul Oknum TNI

Ilustrasi

KISARAN, KabarMedan.com | Seorang pegawai honorer Pengadilan Agama Simalungun bernama Feri Budiman Daulay (34), kritis dikeroyok dan disekap oleh anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 126/KC Kisaran, Sertu Jevi Rahman Siahaan (27), dan keluarganya. Akibat kejadian itu, korban terpaksa dirawat di Rumah Sakit Tentara Pematang Siantar.?

?Informasi yang dihimpun, Minggu (15/3/2015), kejadian ini berawal saat korban dan rekannya Dedy Wijaya (34),  serta Ardiansyah Simanjuntak (34), menghadiri persta pernikahan Sertu Jevi Rahman.

Kedatangannya guna memastikan apakah Sertu Jevi ditahan atau diberi kesempatan untuk melangsungkan pernikahan.

Baca Juga:  Kurang dari 25 Menit Pelaku Pencurian Sekaligus Pembunuhan Berhasil Dibekuk Polisi

Disitu korban pun memotret Sertu Jevi dengan kamera Handphonenya. Sertu Jevi yang sedang duduk dipelaminan dan melihat sedang dipotret, lalu mendatangi korban. Disitu, ia dan keluarganya lalu menarik korban dan kedua rekannya ke dapur.

?Saat didapur, korban dan rekannya diikat dan dihajar hingga babak belur. Belum puas, Sertu Jevi dan keluarganya membawa korban ke kandang bebek lalu menghajarnya kembali.

Tak sampai disitu, korban dan rekannya yang hendak kabur malah diteriaki maling. Disitu, para tamu yang mendengar langsung menangkap dan menghajar korban bersama rekan- rekannya.

Baca Juga:  Dosen USI: Penambahan Usia Pensiun Polisi 60 Tahun Wujudkan Polisi Humanis

Beruntung, personil Polsek Serbelawan yang mendapat informasi tersebut langsung turun ke lokasi kejadian dan mengamankan korban berserta rekannya dari amukan massa.

Kapolsek Serbelawan, AKP Yasefart Patebang, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

“Benar dan masih kita kita lakukan pemeriksaan,” pungkasnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.