Pembangunan Masjid Agung Medan Masuki Masa Teknis Pengerjaan

Maket desain Masjid Agung Medan

MEDAN, KabarMedan.com | Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan mengumumkan jadwal pembangunan masjid sudah mulai memasuki masa teknis. Selanjutnya, panitia akan menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan pembangunan Masjid Agung kepada perusahaan pelaksana manajemen konstruksi.

Demikian disampaikan Sekretaris Umum Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan, Abdul Hakim Siagian, seusai rapat dengan Ketua Umum Panitia Pembangunan Letjen Edy Rahmayadi, dan sejumlah panitia lainnya di Sekretariat Pembangunan Masjid Agung Medan, Selasa (2/8/2016).

“Selama bulan suci Ramadan, panitia bersama pengurus Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Agung Medan fokus untuk menggelar kegiatan ramadan di Masjid Agung. Kini, kegiatan tersebut sudah berlalu, selanjutnya panitia melaksanakan proses administrasi untuk melanjutkan program teknis pembangunan. Perusahaannya MK segera ditunjuk, kami segera undang pemenangnya untuk memenuhi administrasi dan prosedural yang dibutuhkan,” ujar Abdul Hakim.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, sebagai bagian untuk menunjukkan akuntabilitas pelaksanaan program dan penggunaan anggaran, panitia juga sudah menunjuk akuntan publik independen.

“Kami juga segera mengumumkannya sebagai bentuk akuntabilitas kepada para peng-infaq. Insya allah beberapa hari lagi, tim dari MK akan bekerja untuk membersihkan areal yang akan dipasang peranca untuk tiang-tiang pembangunan masjid,” sebutnya.

Panitia pembangunan mengimbau kepada para umat muslim untuk menyalurkan infaq pembangunan Masjid Agung Medan ke rekening Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan, sebagai berikut:

Bank BNI Syariah Cabang Medan, No rekening 2222.555.117
BRI Medan Putri Hijau No rek (Rp) 005.031.003.898.308, (USD) 005.302.000.135.309 Swift Code BRINIDJA
Bank Muamalat, No rekening 4820004131
CIMB Niaga Syariah, No rekening: 506-0100161.002
Bukopin Syariah, No rekening: 88003150551
Bank Sumut Syariah Cabang Multatuli Medan, No rekening: 611.030.100.16789

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.