SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Soekirman, meninjau lokasi lahan untuk pemakaman bagi korban yang diduga terjangkit virus corona di Desa Rampah Estate, Kecamatan Sei Bamban, Kamis (16/04/2020).
Bupati Soekirman mengatakan, lahan di Desa Rampah Estate yang ditujukan sebagai lokasi pemakaman ini luasnya sekitar 800 m2.
Menurut Bupati, lahan ini sendiri disediakan oleh pihak perkebunan swasta PP Lonsum dan lokasinya strategis karena mudah diakses dan cukup jauh dari area pemukiman warga.
“Jadi semisalnya kita harus menghadapi kondisi terburuk dimana ada warga kita yang diduga jadi korban COVID-19, lahan ini bisa dijadikan lokasi makam yang dilaksanakan sesuai dengan standar prosedur yang sudah ditetapkan”, ucap Bupati.
Namun dia berharap, lahan ini tidak akan digunakan sampai pandemi berakhir dan status Kabupaten Sergai yang sampai sekarang masih nihil kasus positif corona dapat bertahan hingga seterusnya.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sergai, juga kata Bupati, akan terus berusaha memenuhi kebutuhan ideal Alat Pelindung Diri (APD) bagi seluruh tenaga medis terutama yang terlibat langsung dalam pencegahan dan penanganan pandemi.
Ketersediaan APD harus terjamin mulai dari baju hazmat yang sesuai standar, sarung tangan medis, masker N95, face shield dan alat pelindung lain, mesti memadai baik dari segi kualitas dan jumlah agar para petugas medis dapat bekerja secara maksimal dan tentunya dengan rasa aman.
Di Kabupaten Sergai sendiri tersedia 4 rumah sakit yang siaga melakukan penanganan pandemi COVID-19 yaitu RSUD Sultan Sulaiman di Sei Rampah, RS Pabatu di Kecamatan Tebing Tinggi serta RS Melati dan RS Trianda yang ada di Kecamatan Perbaungan.
“Keempat rumah sakit tersebut sudah saya tinjau secara langsung dan keempatnya sudah memiliki ruang isolasi untuk penanganan walau sarana fasilitasnya masih akan terus ditingkatkan,” pungkas Bupati. [KM-04]














