Pencuri Spion Mobil Merengek dan Ngaku Pengidap HIV Saat Ditangkap Polisi

KABAR MEDAN | Doli AS Nasution, pelaku pencurian kaca spion mobil Mercy C 200 BK 29 HA milik Herman Ardi (30) warga Jalan Sunggal menghiba di depan polisi yang mengamankannya. Sambil menahan sakit, pelaku mengaku melakukan pencurian itu untuk membeli obat karena sakit yang dialaminya.

Kepada polisi, pelaku yang gagal menjalankan aksinya mengaku telah lama mengidap virus HIV. “Aku kena penyakit HIV bang dan mencuri untuk buat beli obat,” katanya sambil meringis, Sabtu (8/11/2014) kemarin.

Kanit Reksrim Polsek Medan Baru, Iptu Oscar S Setjo, Minggu (9/10/2014) menceritakan, kejadian ini bermula saat korban bersama keluarganya hendak pulang kerumah usai dari Hotel Camridge menghadiri acara.

Baca Juga:  Upaya Mitigasi dan Penyelidikan Dilakukan Pasca Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara

Saat berada di simpang lampu merah Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan hotel Aceh House, mobil korban dipepet dua pelaku yang menggunakan sepeda motor Mega Pro BK  6403 AED.

Pelaku langsung mengeluarkan pisau dan langsung mencongkel kaca spion kanan  mobil korban. Korban yang melihat pelaku hendak lari membawa barang curiannya, langsung mengejar dan menabrakkan mobilnya ke sepeda motor pelaku.

Baca Juga:  Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara, Perusahaan Beri Dukungan Penuh kepada Korban

Warga yang melihat langsung menangkap pelaku yang sudah terpental dari sepeda motor dan menghajarnya hingga babak belur. “Dari tangan pelaku kita amankan barang bukti sepeda motor, pisau, frame kaca spion, dan tas,” jelasnya.

Dari pengakuannya, pelaku telah tiga kali menjalankan aksi pencurian kaca spion mobil. “Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku bernama Eca alias Caca yang kabur saat hendak diamankan,” katanya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.