Penikaman Anggota Brimob Tak Ada Hubungan Dengan Konflik di Batam

KABAR MEDAN | Aksi penikaman yang berujung pada kematian Brigadir Beni Sihombing (32) yang dilakukan pelaku anggota Arteleri Medan (Armed) Delitua bernama Akhir di Lapo Tuak di Jalan Juanda, Desa Suka Maju, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Kabupaten Deli Serdang tidak ada hubungannya dengan aksi balasan yang terjadia anatara Brimob dan TNI di Batam.

“Tidak ada hubungannya itu dengan konflik kesatuan disana,” jelas Hal tersebut ditegaskan oleh Kapolres Binjai, AKBP Marcelino Sampaw, Kamis (20/11/2014) malam.

Baca Juga:  Kurang dari 25 Menit Pelaku Pencurian Sekaligus Pembunuhan Berhasil Dibekuk Polisi

Dikatakannya, saat ini pihak kepolisian dibantu dengan personil Subdenpom Binjai dan Kodim 0203 Langkat sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Pelaku masih kita buru,” katanya.

Berdasarkan hasil keterangan sementara, jelasnya, kejadian ini bermula saat pelaku sedang duduk diwarung tuak itu. Tiba – tiba korban bersama rekannya datang untuk membeli tuak. Melihat korban diatas sepeda motornya, pelaku lalu mengejar dan langsung menikam korban.

Baca Juga:  Dosen USI: Penambahan Usia Pensiun Polisi 60 Tahun Wujudkan Polisi Humanis

“Saat korban terkapar, pelaku pun melarikan diri ke arah Medan. Kita juga malam ini akan mengadakan pertemuan dengan Dandim dan pihak kepolisian dirumah Walikota Binjai terkait kasus ini, .”jelasnya.[KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.