Penindakan Terduga Teroris Tidak Halangi Rencana Presiden ke Sumut

MEDAN, KabarMedan.com | Polisi memastikan bahwa penindakan yang dilakukan terhadap terguda teroris di Sibolga, tidak mempengaruhi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Sumatera Utara.

Karo Penmas Humas Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengaku, bahwa saat ini kondisi sudah berlangsung aman.

“Tetap, situasi sudah berhasil kita kendalikan, ” katanya di Medan, Rabu (13/3).

Dari jadwal yang beredar, Presdin Jokwi akan melakukan kunjungan kerjanya ke Sibolga pada 17 Maret 2019. Ia akan menghadiri silaturahmi dengan tokoh adat setempat. Jadwal kegiatan Presiden RI itu, beredar di grup whatsapp dikalangan jurnalis di Medan.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Ia mengatakan, saat ini petugas yang berada di lokasi masih melakukan olah tempat kejadian dan petugas masih berhati-hati untuk masuk ke rumah karena diduga masih ada bom di dalamnya.

“Petugas kepolisian masih berhati-hati agar tidak menimbulkan korban jiwa kembali untuk mendekati rumah AH,” ucapnya.

Identifikasi sementara, bom yang digunakan adalah bom lontong dirakit menggunakan pipa paralon yang berisi potasium, serpian besi, paku dan baut.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

“Bom lontong seperti yang dirakit menggunakan paralon. Sama polanya, isi paku, serpian besi. Kemudian, baut dan mor. Yang diamankan petugas ada 4 buah,” jelasnya.

Kapolda Sumut, ?Irjen Pol Agus Adrianto mengatakan peristiwa ledakan bom hingga dua kali di Kota Sibolga, Sumatera Utara, tidak ada kaitan dengan kedatangan Presiden Jokowi ke Sumatera Utara.

“Gak ada kaitannya sama itu. Ini kaitannya dengan pengembangan Lampung,” pungkasnya. [KM-03]