MEDAN, KabarMedan.com | Pasca ledakan bom yang terjadi di rumah terduga teroris di Sibolga, polisi dikabarkan mengamankan bahan peledak seberat 30 Kg.
Bahan peledak yang diamankan tersebut sama seperti yang disita dari R alias P di Lampung beberepa waktu lalu.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, membenarkan diamankannya bahan peledak tersebut.
“Benar, namun jumlahnya lebih banyak. Ada yang sudah dirakit maupun belum,” kata Dedi di Medan, Rabu (13/3/2019).
Ia mengatakan, daya ledak bom lontong itu tergolong besar. Dimana, bom dirakit dari potasium, pipa paralon, paku, mur dan baut dan sasaran mereka itu adalah aparat keamanan. “Tujuan mereka adalah Amaliah. Sasarannya aparat keamanan,” jelasnya.
Dalam penangkapan petugas mengamankan tiga orang yang merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
“Saat ini tim sedang melakukan sterilisasi di lokasi. Labfor dan Inafis akan melakukan olah TKP. Kita belum berani masuk ke karena masih ada benda-benda yang diduga bom yang bisa membahayakan keselamatan petugas,” pungkasnya. [KM-03]














