ASAHAN, KabarMedan.com | Perhatian besar yang ditunjukkan pemerintahan Jokowi dalam memberantas peredaran narkoba mendapat respon dari berbagai lapisan masyarakat. Terlebih saat Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama aparat kepolisian, terus menunjukkan konsistensinya dalam menindak segala bentuk penyalahgunaan barang terlarang tersebut.
Sebagai bentuk dukungan atas komitmen pemerintah itu juga, kini berbagai daerah di Indonesia juga terus bersinerji menggalang kekuatan, menggalang komitmen bersama, agar negeri ini bisa terbebas dari segala bentuk narkoba.
Khusus di Sumut, peran masyarakat dalam memerangi narkoba, tidak hanya terlihat di kota-kota besar, namun ini juga terus meluas hingga ke tingkat kabupaten kota di provinsi ini.
Salah satunya di Kabupaten Asahan yang kini terus menggalakkan slogan perang terhadap narkoba di tengah-tengah masyarakat. Berbagai komunitas juga mulai bermunculan untuk mendukung penuh kinerja Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika.
Untuk menggalang kekuatan bersama rakyat, Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja turut turun ke lapangan, untuk melihat langsung peran serta masyarakat dalam menuntaskan segala kasus narkoba di kabupaten ini.
“Saya sangat senang karena masyarakat asahan, khususnya di kota kisaran ini, mulai berperan aktif mendukung kita dalam pemberantasan narkoba. Apalagi dukungan itu mulai terlihat dengan hadirnya komunitas masyarakat kisaran dan komunitas perbankan yang diharapkan ke depan bisa menjadi contoh lapisan masyarakat lainnya,” ungkap Tatan, Kamis (14/4/2016).
Didampingi Kanit Tipikor Ipda Rianto SH dan Kanit Ranmor, Tatan Dirsan juga mengaku optimis, bahwa dengan dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat, pihaknya bisa semakin percaya diri bahwa narkoba bisa diberangus di asahan.
“Dengan adanya dukungan ini, saya menegaskan kepada seluruh jajaran Polres Asahan, untuk lebih serius dan ersikap tegas dalam menyikapi kasus peredaran narkoba. Saya juga memastikan akan menindak tegas setiap oknum-oknum di jajaran saya yang mencoba-coba untuk bermain di balik kasus narkoba,” tandasnya. [KM-03]














