Prajurit TNI AU Dianiaya Pemilik Rental Playstation, Kok Bisa?

MEDAN, KabarMedan.com | Pemilik rental Playsation di Jalan Abdul Hamid, Medan melakukan penganiayaan terhadap seorang prajurit TNI AU. Akibat kejadian itu prajurit TNI AU tersebut mengalami luka dan dirawat di rumah sakit. Namun, belakangan kedua belah pihak sepakat berdamai.

Peristiwa berawal saat anak prajurit TNI AU Pelda Chalik memperbaiki PS di rental milik Joni. Namun, PS yang belum selesai diperbaiki, pemilik rental meminta uang Rp100 kepada anak korban.

Sang anak pun menelpon ayahnya. Chalik yang mendapat telepon kemudian datang ke rental tersebut. Disitu korban tak bersedia membayar karena Playstation anaknya belum di perbaiki.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

Cekcok antara korban dan pemilik rental pun terjadi. Saat korban hendak pergi membawa PS milik anaknya, Joni memukuli korban dengan stik baseball dan melakukan pengeroyokan bersama rekannya Jay. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bawah mata, punggung belakang juga terluka akibat pukulan stik baseball.

“Jadi permasalahannya karena pembayaran biaya Rp50 ribu itu. Prajurit kita tidak terima karena PS anaknya tidak diapa-apain tapi kenapa bayar,” kata Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Dirk Poltjen Lengkey, Selasa (25/9/2018).

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Lengkey pun membantah terjadi penyerangan di rental PS tersebut. Dirinya mengaku saat itu prajuritnya hendak menjemput korban yang dipukuli.

“Pemilik rental PS dan satpam tidak tahu yang dipukul adalah prajurit TNI AU. Namun, yang jelas perdamaian sudah dilakukan ke dua belah dan tadi malam perdamaian saya disaksikan,” pungkasnya. [KM-03]