MEDAN, KabarMedan.com | Sejumlah relawan Jokowi yang tergabung dalam Nusantara untuk Jokowi (N4J) melakukan aksi damai di depan gedung DPRD Sumut, Kamis (3/10/2019). Mereka membagi-bagikan mawar putih kepada petugas polisi, warga dan pengendara yang melintas.
Ketua Umum N4J, RE Nainggolan mengatakan, aksi mereka merupakani bentuk protes terhadap aksi unjuk rasa yang berujung anarkis, akhir-akhir ini. Menurutnya, sebagai relawan yang mendukung Jokowi pada Pilpres lalu, pihaknya mengamati perkembangan akhir-akhir ini.
“Sangat melukai demokrasi dan hati kita bersama,” katanya di sela-sela aksi,” katanya.
Menurutnya, akhir-akhir ini muncul hujatan-hujatan, fitnah, ujaran kebencian kepada Jokowi. Bbahkan unjuk rasa sudah mengarah anarkis. Pihaknya setuju dengan penyampaian aspirasi dalam proses demokrasi.
Namun, penyampaian aspirasi mestinya dilakukan dengan baik,. menampilkan demokrasi yang santun dan sesuai dengan Pancasila serta menunjukkan adat-adat ketimuran bangsa Indonesia.
“Bukan anarkis, melempar petugas dan merusak fasilitas umum. Bukan itu wujud demokrasi yang kita harapkan,” katanya.
Dia menambahkan, demokrasi itu menyalurkan pendapat dengan elegan, intelektual dan dengan hati yang bersih, emosi yang tenang. N4J, menurutnya, hadir untuk menunjukkan bahwa demokrasi yang sesungguhnya diharapkan bisa memberikan kenyamanan agar Indonesia jauh lebih cepat berkembang.
Meski demikian, dia setuju dengan isu-isu utama yang diusung para mahasiswa dan pengunjuk rasa akhir-akhir ini. Menurutnya, semuanya untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Hanya saja, cara penyampaian aspirasi mereka yang dinilai kurang baik, dan kurang elegan.
“Cara penyampaiannya yang kami tidak suka. Yang harus diwaspadai adalah orang-orang yang memancing di air keruh. Memanfaatkan situasi ini untuk mencari keuntungan,” katanya. [KM-05]














