MEDAN, KabarMedan.com | Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, menjadi Inspektur Upacara pada Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2016, di Lapangan Merdeka Medan, Kamis (22/12/2016). Bertindak sebagai Komandan Apel yaitu Kepala Detasemen A Brimob Polda Sumut, AKBP Nugroho Tri Nuriyanto.
Hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Sumut Irjen Pol Ryco Amelza Dahniel, Kajatisu Bambang Sugeng Roekmono, Walikota Medan Dzulmi Eldin, Kepala BIN Sumut, unsur FKPD Provsu, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Gubsu berharap dengan digelarnya apel bersama kekondusifan Sumut semakin terjaga sehingga masyarakat yang melaksanakan kegiatan natal dan tahun baru dengan aman, nyaman dan terkendali.
“Pemerintah tentunya terus bergandengan tangan dengan seluruh stakeholder yang ada. Dengan bersinergi, Sumut yang kita kenal negeri berbilang kaum tetap bersatu,” ujar Gubsu.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam sambutannya yang dibacakan Gubsu mengatakan, aksi teror menjadi perhatian khusus dalam operasi ini.
“Perkembangan dunia akhir-akhir ini masih diwarnai aksi teror. Konflik berkepanjangan di sebagian negara juga masih terjadi sehingga menyebabkan perlambatan ekonomi dunia internasional,” kata Erry dihadapan ribuan personel Polri, TNI, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Dikatakan Erry, perayaan natal dan tahun baru merupakan momen berlibur bagi sebagian besar kalangan masyarakat di Indonesia. Pada momen ini mobilisasi masyarakat akan meningkat sehingga muncul titik konsentrasi di tempat tertentu. Untuk itu personel akan disiagakan guna mencegah aksi teror di lokasi tersebut.
“Masyarakat akan memanfaatkan momen ini untuk berlibur dan akan memadati tempat wisata, pusat perbelanjaan, bandara, pelabuhan dan terminal. Peningkatan aktivitas masyarakat ini harus diantisipasi baik oleh aparat keamanan. Oleh karena itu, digelar operasi lilin selama 10 hari sejak tanggal 23 Desember 2016,” ungkap Gubsu.
Pada Operasi Lilin 2016, dua per tiga kekuatan Polri akan dikerahkan serta melibatkan unsur TNI hingga Satpol PP serta aparat pemerintahan lainnya, yang akan digelar hingga 1 Januari 2017. Secara keseluruhan Polri mengerahkan 85.744 personil, dibantu 15.096 personil TNI, serta 55.130 personil gabungan dari Satpol PP, Dishub, Dinkes, Pramuka, dan Jasa Raharja. Para personil akan ditempatkan pada 1.609 pos pengamanan dan 634 pos pelayanan guna memberikan pengamanan Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas.
“Saya berharap pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2016 dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak nyata dari pelayanan yang diberikan. Oleh karenanya, seluruh personil pengamanan agar bekerja dengan sungguh-sungguh dalam memberikan pelayananan yang profesional kepada masyarakat,” tandas Erry.
Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Ryco Amelza Dahniel mengatakan, untuk pengamanan perayaan natal dan tahun baru pihaknya menurunkan sekitar sepuluh ribuan personil yakni 7.300 sampai 7.500 personil Kepolisian dan ditambah 2.500 personil gabungan.
“Daerah yang menjadi prioritas keamanan adalah Kota Medan, disusul berapa daerah seperti Tanjung Balai, Tapsel, dan Simalungun,” pungkas Kapolda. [KM-01]














