Ribuan Anak Ikuti KOKO Olimpiade Alfamart dan Nestle di Medan

Lomba berlangsung selama 2 (dua) jam dan setelah itu langsung dinilai oleh para juri untuk menentukan pemenang di kedua kategori ini. Hasil lomba dinilai oleh Adek Cerah Kurnia dan Mesra, keduanya merupakan dosen dan pakar seni rupa di Unimed. Para orangtua dan keluarga tampak sabar menanti pengumuman pemenang lomba sambil menemani anaknya bermain di sekitar area Naga Hall.

“Namanya orangtua ya. Pasti berharap anaknya menang. Tapi yang penting anak saya bisa belajar berkompetisi lah. Kalah menang belakangan. Dia harus belajar kreatif,” kata Rahma, seorang ibu yang ikut menemani anaknya mengikuti lomba menggambar.

Sekitar pukul 12.00 WIB, para juri pun mengumumkan daftar para pemenang mulai dari Juara Harapan III hingga peringkat pertama. Ada sebanyak 12 pemenang yang dipilih dalam dua kategori perlombaan, yaitu menggambar dan mewarnai.

“Yang menang tidak boleh langsung berpuas diri. Karena akan ada banyak penantang lainnya di kompetisi serupa. Yang kalah juga tak boleh berkecil hati, karena lomba tak hanya kali ini saja. Tetap asah kreatifitas untuk berusaha menjadi yang terbaik,” kata salah seorang juri, Pak Mesra.

Salah seorang peserta, Chantika, tampak tenang ketika namanya diumumkan sebagai salahsatu pemenang. Ia memang sudah terbiasa menyabet gelar di berbagai kompetisi serupa.

“Rasanya senang aja. Bisa juara lagi. Pasti belajar terus biar hasilnya nanti lebih bagus lagi,” katanya.

Antusias peserta KOKO Olimpiade di Medan memang melebihi ekspektasi. Jumlahnya paling banyak di antara peserta KOKO Olimpiade yang digelar Alfamart bersama Nestle KOKO Krunch di 8 (delapan) kota.

“Medan yang terbanyak pesertanya. Kita targetkan 1000 orang tapi justru yang mendaftar jauh lebih banyak,” jelas Branch Manager Marketing Alfamart Medan, Muhammad Ihsan.

Baca Halaman Selanjutnya