Seorang Nenek Tewas Setelah Terjatuh Dari Betor Akibat Dijambret

Ilustrasi

MEDAN, KabarMedan.com | Seorang wanita lanjut usia bernama Porman Boru Marpaung (62), warga Jalan Medan Tenggara (Menteng) II/Jalan Jermal II, Gang Bestari, Kecamatan Medan Area, tewas setelah dijambret, Jumat (20/2/2015).

Informasi yang dihimpun, kejadian ini pertama kali diketahui oleh Amal (25), yang merupakan satpam Euro Bakery di Jalan Wahidin.

“Kulihat ibu itu tasnya dijambret, namun dipertahankannya, makanya ibu itu jatuh ke aspal. Jatuhnya di rumah makan Vinaya Vegetarian yang bersebelahan dengan toko kami bang,” ujarnya.

Keponakan korban, Alfen (30), mengaku kejadian ini bermula saat korban bersama anaknya Taufan Mayjen hendak menuju Pasar Malpinas, Perumnas Mandala usai membeli kebutuhan sembako seperti cabai, sayur, ikan dan lainnya di Pasar Sentral.

Baca Juga:  Dua Pencuri Motor di Sergai Ditangkap, Polisi Buru Pelaku Ketiga

Namun, saat berada di Jalan Wahidin, tepatnya didepan rumah makan Vinaya Vegetarian, korban dipepet dua pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna merah. Kedua pelaku lalu menjambret tas yang dipegang korban.

“Pas dijambret, mamak tua (kakak mamak) ku ini mempertahankan tasnya. Disitu, sempat terjadi tarik-menarik sampai mamak tuaku terjatuh dari betor. Pelaku lalu melarikan diri dan tak ada barang-barang yang diambil,” ujarnya.

Setelah korban jatuh, mereka sempat membawa korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah, Jalan Mandala By Pass.

“Sempat kami bawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah, tapi karena lukanya cukup serius, mamak tuaku dirujuk ke Rumah Sakit Permata Bunda. Pas dalam perjalananlah korban meninggal dunia,” jelasnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara, Perusahaan Beri Dukungan Penuh kepada Korban

Sementara itu, personil Polsek Medan Area, Polsek Percut Sei Tuan, Polsek Medan Kota dan Reskrim Polresta Medan dan tim inafis Polresta Medan yang mendapat informasi menyambangi rumah duka dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area – AKP Agus Sobarnapraja, saat dikonfirmasi mengaku masih melakukan cek tempat kejadian perkara.

“Belum tau persis lokasi kejadiannya penjambretan itu masuk wilayah hukum mana, karena kita masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Kita juga masih mencari parbetor yang saat itu membawa korban. Sabar dulu ya, kasus ini masih kita lidik,” jelasnya singkat. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.