MEDAN, KabarMedan.com | Sepanjang tahun 2015, sebanyak 171 kantong darah terinfeksi virus Human Immunodeficiency Virus (HIV), ditemukan Palang Merah Indonesia (PMI) Medan.
Mendapat temuan itu, PMI Medan langsung memusnahkan darah yang mengandung HIV, agar tidak disalahgunakan.
“UDD PMI Medan memang kerap menemukan darah yang terinfeksi HIV. Bahkan selalu ada temuan setiap bulannya,” kata Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Medan, Dr Rendy Patria, Selasa (12/1/2016).
Dikatakan Rendy, darah terinfeksi HIV itu ditemukan setelah melalui pemeriksaan di laboratorium UDD. Proses ketat ini harus dilewati semua darah yang didonorkan.
“Prosesnya panjang. Harus melalui proses screening, agar darah yang mengandung virus atau penyakit berbahaya lainnya tidak sampai digunakan masyarakat,” jelas Rendy.
Pendonor yang diketahui darahnya terinfeksi HIV akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan ulang di rumah sakit.
“Dengan pendekatan yang baik, mereka kita arahkan untuk melakukan konseling ke klinik VCT (Voluntary Counseling Test) agar mendapatkan penanganan lebih tepat,” pungkasnya. [KM-03]














