Sergap Kapal Penyelundup, Satu Orang Tewas

TANJUNG BALAI, KabarMedan.com – Penyergapan kapal penyelundup pakaian bekas dilakukan TNI AL di Tanjung Balai Asahan, Jumat (22/1), mendapat perlawanan.

Satu orang bernama Aidil Eka Syahputra (39) warga Jalan Pahlawan, Gabg Turang, Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjung Balai, Kota Tanjung Balai, diduga penyelundup tewas diterjang peluru.

Kadispen Lantamal I Belawan, Mayor Sahala Sinaga mengatakan, insiden terjadi saat empat personel TNI AL menggunakan KAL Boa melakukan patroli rutin, menemukan kapal dicurigai berasal dari Malaysia. Kapal itu dicurigai membawa pakaian bekas memang dilarang masuk ke Indonesia.

Penyergapan dilakukan dengan upaya tidak mudah. Kapal penyelundup pakaian bekas itu ternyata dikawal empat kapal lain membawa sejumlah orang diduga merupakan preman bayaran, yang dilengkapi 4 unit senjata api lengkap dengan amunisinya.
“Mereka melempari petugas menggunakan senjata tajam dan bom molotov,” katanya.

Disitu, petugas memberikan tembakan peringatan menghentikan perlawanan, namun tidak diindahkan. Personel TNI AL terpaksa menembak karena hanya berjumlah empat orang dan terdesak dengan perlawanan puluhan orang pengawal kapal penyelundup.

“Empat personel kita hanya menggunakan kapal sekoci kecil untuk memasuki perairan dangkal. Di pihak lain, preman bayaran itu berjumlah sekitar 60 orang,” ujarnya.

Kapal terus melaju masuk ke jalur perairan Tanjung Balai. Keempat kapal mengawal kapal penyelundup itu berhasil dihalau menjauh.

Sementara, kapal penyelundup diamankan petugas Bea dan Cukai Teluk Nibung, Tanjung Balai. “Satu korban tewas dan satu luka- luka,” pungkasnya. (KM -03)