Stres Ditinggal Keluarga, Geleng Tabrakkan Diri ke Kereta Api

KABAR MEDAN | Warga yang bermukim di Jalan pingg iran perlintasan kereta api, Jalan Salak, Kecamatan Medan Kota, Jumat (22/8/2014) malam mendadak heboh. Pasalnya, seorang warga setempat yang diketahui bernama Anggiat Ari Tonang Alias Geleng (45) tewas disambar kereta api Railink tujuan Bandara KNIA- Stasiun Besar Kereta Api.

Informasi yang dihimpun, korban tewas saat berjalan di tengah rel perlintasan kereta api dalam keadaan mabuk. Saat bersamaan , ker eta api Railink dariĀ  bandara KNIA menuju stasiun besra Kereta ApiĀ  melaju diperlintasan itu. Dengan seketika, korban pun terpe ntal disambar kereta api terse but. Warga sempat meneriakinya , tapi dia tidak menghiraukan dan kereta api itu melaju kencang . ” Dis ambar kereta api dia bang,” kata Wahyu (40) warga sekitar.

Baca Juga:  Darma Wijaya Tinjau dan Santuni Korban Kebakaran di Tanjung Beringin: Hati-hati Bahaya Korsleting Listrik

Dikatakannya, ia nekad mengakhiri hidupnya lantaran stress ditinggal keluarganyanya. ” Stress dia bang ditinggal keluarganya. Sempat beber apa kali mau bunuh diri, tapi nga pernah berhasil,” jelasnya.

Sementara, Polsek Medan Kota dan Tim Inafis Polresta Medan yang mendapat informasi itu langsung turun kelokasi melakukan olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga:  Darma Wijaya Tinjau dan Santuni Korban Kebakaran di Tanjung Beringin: Hati-hati Bahaya Korsleting Listrik

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Faidir Chan saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. ” Benar dan keluarga korban tadi sudah datang membawa jenazah korban untuk disemayamkan,” katanya singkat. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.