Tabrak Lari, Kaca Mobil Kadisnaker Sumut Hancur Dilempari Warga

KABAR MEDAN | Diduga karena tidak bertanggung jawab setelah  menabrak seorang warga di kawasan Jalan Djamin Ginting, kaca mobil Kijang Innova BK 177 AM milik Kadinaker Sumut, Bukit Tambunan, hancur dilempari warga.

Informasi yang berhasil dihimpun, Senin (18/8/2014),  kejadian ini bermula saat mobil yang dikendarai sang sopir Doli Tambunan (35) menabrak seorang warga di depan Pajak Sore Jalan Djamin Ginting. Melihat gelagat pelaku hendak melarikan diri kemudian warga pun berang.

“Habis nabrak bukannya berhenti supir itu bang, eh malah mau melarikan diri pula dia hingga mengakibatkan warga pun melontarkan kata-kata tak senang kepadanya,” ungkap Erik warga sekitar.

Baca Juga:  Kurang dari 25 Menit Pelaku Pencurian Sekaligus Pembunuhan Berhasil Dibekuk Polisi

Kesal dengan perbuatan yang dilakukan sang supir, warga pun mencoba menghentikan laju kendaraannya dengan cara melempari.

“Karena geram melihat supir itu mau meloloskan diri, sejumlah warga yang berada dilokasi kejadian itu pun melempari mobil yang dibawanya tersebut,” jelasnya.

Atas pelemparan tersebut kondisi mobil yang diketahui milik Kadisnaker Sumut mengalami rusak parah.

“Mampus dia (supir=red), kan karena gak mau bertanggung jawab dan membiarkan korban tergeletak gitu aja, kaca mobil bagian belakangnya pun pecah dan juga bemper bagian belakang kiri pun rusak parah,” pungkasnya.

Baca Juga:  Rektor UMTS Dukung Usia Pensiun Polisi Jadi 60 Tahun

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Alexander Piliang saat dikonfirmasi membenarkan perihal tersebut.

“Benar dan saat ini sang supir masih kita tahan untuk diproses. Korban juga sudah buat laporan,” katanya.

Dikatakannya, saat kejadian sang sopir Kadisnaker tersebut dalam keadaan mabuk.

“Saat kejadian dia sendiri dan tidak bersama Kadis. Usai menabrak pelaku berusaha kabur, lalu dikejar korban. Saat itu, pelaku malah menghajar korban dan datanglah warga, lalu pelaku dimassa,” katanya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.