Tak Mampu Biayai Operasi Ambeien, Amran Pilih Gantung Diri

Ilustrasi

Gantung-diri-Ilustrasi

PANYABUNGAN, KabarMedan.com | Warga Desa Gunung Penggorengan, Panyabungan Kota, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Selasa (3/2/2015) mendadak heboh. Kehebohan terjadi setelah seorang pria ditemukan tewas tergantung di kampung mereka.

Pria yang tewas itu diidentifikasi sebagai Amran Dalimunthe (48), warga Desa Gunung Tua Julu. “Dia ditemukan tergantung tak bernyawa di pohon kebun dekat pinggir sawah Desa Gunung Penggorengan,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf.

Setelah menemukan tubuh kaku Amran, warga sekitar menurunkannya. Sekretaris desa setempat pun melaporkan kejadian itu ke polisi.

Baca Juga:  Dosen USI: Penambahan Usia Pensiun Polisi 60 Tahun Wujudkan Polisi Humanis

Petugas Polsek Panyabungan dan Unit Identifikasi Polres Madina turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. Dokter Puskesmas Gunung Tua pun telah melakukan visum et repertum terhadap jasad Amran.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, Amran diduga nekat bunuh diri karena penyakitnya. “Dia diketahui menderita penyakit ambeien akut namun tidak punya biaya untuk operasi,” sebut Helfi.

Dari keterangan keluarganya, Amran keluar rumah pada pukul 04.00 WIB. TaliĀ  jemuran warna hijau di depan rumahnya dipotong. Bentuk dan bekas potongannya identik dengan barang bukti tali nilon sepanjang 5 meter yang ditemukan di TKP gantung diri.

Baca Juga:  Kurang dari 25 Menit Pelaku Pencurian Sekaligus Pembunuhan Berhasil Dibekuk Polisi

“Dalam saku celana kanan ditemukan sebilah pisau cutter warna merah. Ditemukan pula sandal jepit warna merah,” papar Helfi.

Pihak keluarga membuat surat pernyataan meminta tidak dilakukan autopsi. Mereka menyatakan tidak akan menuntut karena Amran diyakini gantung diri. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.