MEDAN, KabarMedan.com | TNI Angkatan Darat (AD) menargetkan mencetak 200 ribu hektar sawah pada tahun 2016. Seluruh Kodam dan jajarannya dilibatkan untuk pencapaian target itu.
“Target kita untuk membantu Kementerian Pertanian, tahun depan itu 200 ribu hektar,” kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono, dalam acara penanaman perdana padi varietas Kartika 128 di lahan Dem Area Kodam I/BB di Desa Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (23/12/2015)
Dia memaparkan, Kodam di seluruh Indonesia sudah diperintahkan untuk menginventarisir lahan-lahan yang kemungkinan dapat diberdayakan untuk pencapaian target 200 ribu hektar sawah.
“Seluruh Indonesia, seluruh Kodam. Di Merauke sudah, Sumatera Selatan, NTT, termasuk Sumatera Utara, semua lini sudah kita kerahkan untuk menginvetarisir lahan-lahan yang bisa kita kembangkan,” sebutnya.
Penanaman perdana padi varietas Kartika 128 dilakukan dengan mekanisme pertanian modern dan pola semiorganik. Padi itu ditanami di areal seluas 106 hektar.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, mengapresiasi langkah TNI sebagai program yang luar biasa. Terlebih, mereka memanfaatkan teknologi terbaru.
“Benihnya baru yang ditemukan TNI sendiri, yaitu Pak Widagdo, namanya Kartika 128 dengan produktivitas 11,2 ton per hektar,” jelasnya.
Jika program itu terlaksana di seluruh di Indonesia dan diawasi PPL serta Babinsa bersama-sama Polri, hasilnya akan luar biasa.
“Seratus hektar saja per satu Desa atau satu Babinsa itu, jika 52.000 berarti 5 ribu hektar. Kalau kenaikan 3 ton saja sudah 15 juta ton,” pungkasnya. [KM-03]














