MEDAN, KabarMedan.com | Polsek Medan Timur bersama pihak Kecamatan mendatangi pemukiman penduduk yang terdampak banjir, Rabu (29/1/2020).

Dengan berjalan kaki, mereka melihat kondisi air yang sudah mengenangi jalanan dan beberapa rumah warga tersebut. Di situ, mereka melihat banjir yang terjadi dikarenakan tidak berfungsi sejumlah drainase. Hal ini mengakibatkan air tidak mengalir.

“Dari pagi tadi kita sudah menurunkan tim untuk membuka saluran drainase yang tersumbat, agar air yang mengenangi jalanan dan rumah warga dapat surut,” kata Camat Medan Timur, Ody Batubara.

Baca Juga:  Kapolres Sergai Pasang Stiker Pemantul Cahaya ke Sejumlah Truk di Jalinsum Antisipasi Tabrak Belakang

Ody mengaku masih memantau sejumlah wilayah yang terdampak banjir guna mengantisipasi adanya korban jiwa.

“Tim tetap siaga. Sebab, kondisi cuaca masih hujan ditakutkan kondisi air semakin naik,” pungkasnya.

Tak hanya itu, Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin juga tampak mengevakuasi siswa SD Negeri 060864 di Jalan Lima, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur.

M Arifin menggendong satu per satu siswa untuk dinaikkan ke mobil patroli. “Adik-adik yang ingin pulang, ayo naik ke mobil patroli,” kata Arifin.

Baca Juga:  Polres Sergai Bongkar Peredaran Pupuk Palsu dan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Arifin mengaku, hal yang dilakukannya merupakan salah satu tugas polisi dalam mengayomi dan membantu masyarakat.

“Ini merupakan hal yang wajar terlebih saat terjadi banjir seperti ini,” jelasnya.

Diketahui, hujan disertai angin kencang yang terjadi sejak Selasa (28/1) malam menyebabkan sejumlah kawasan di Kota Medan terendam banjir yang mencapai ketinggian hingga 90 cm.

Seperti di kawasan Jalan Veteran, Jalan Lima, Kelurahan Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, lebih dari 50 rumah penduduk terendam banjir setinggi 50 meter. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here