Tersangka Pembunuh Dosen UMSU Tidak Cerminkan Seorang Mahasiswa

MEDAN, KabarMedan.com  | Tewasnya dosen Hj Nur’ain Lubis (63), dosen FKIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang dibunuh Roymardo Sah Siregar (21) pada Senin (2/5/2016) kemarin mendapat sorotan.

Pengamat Pendidikan Universitas Negeri Medan (Unimed), Mutsyuhito Solin mengatakan, tindakan Roymardo dinilai tidak mencerminkan perilaku mahasiswa.

Seharusnya sebagai mahasiswa yang memiliki pendidikan dan intelektual lebih tinggi dari masyarakat awam, peristiwa seperti ini tidak akan terjadi.

“Tindakan yang dilakukan Roymardo menandakan yang bersangkutan bukan seseorang yang cerdas baik secara intelektual maupun emosi,” katanya, Selasa (3/5/2016).

Baca Juga:  Tinjau Lokasi Pengungsian Langkat, Presiden Prabowo Pastikan Terus Pantau Pemulihan Bencana di Sumut

Musyito Solin mengatakan, tindakan Raymond dapat terlihat ketika ia tanpa berfikir panjang melakukan penganiayaan hingga menewaskan dosennya sendiri.

“Jika motif pelaku dilatarbelakangi persoalan skripsi yang belum mendapat respon, seharusnya dilakukan komunikasi dengan Dekan ataupun Ketua Jurusan untuk meminta pergantian dosen pembimbing, bukan dengan cara-cara kekerasan seperti itu,” ungkapnya.

Mutsyuhito menambahkan, seharusnya setiap mahasiswa paham akan orientasinya selama menjalani masa perkuliahan hingga skripsi.”Jika dilihat dari apa yang dilakukan pelaku, berarti ia dapat disebut seseorang yang kurang cerdas,” pungkasnya.

Baca Juga:  Tinjau Lokasi Pengungsian Langkat, Presiden Prabowo Pastikan Terus Pantau Pemulihan Bencana di Sumut

Diberitakan, pembunuhan sadis terjadi di Kampus FKIP UMSU, Jalan Mukhtar Basri, Senin (2/5/2016). Pelaku Roymardo Sah Siregar yang merupakan mahasiswa UMSU menikam dosennya Hj Nurain Lubis di toilet kampus. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun mantan dekan tersebut tewas. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.