Tidak Dapat Gas, Warga Boyong Agen Gas Ke Polsek Percut Sei Tuan

Ilustrasi

KABAR MEDAN | David Marpaung (45), warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Medan Perjuangan diboyong warga Jalan
Jalan Mandiling /Pukat II, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung ke Polsek Percut Sei Tuan, Senin (24/11/2014) siang.

Agen gas 3 Kg ini diboyong lantaran warga kesal kerap tidak mendapatkan gas setiap warga membeli disana.

Informasi yang dihimpun,  kejadian ini bermula saat warga antri untuk membeli gas 3 Kg yang dijual David seharga Rp 16.000 pertabungnya.

Namun, saat gas tersebut datang, hanya sebagian warga saja yang mendapatkannya. Sementara, warga lainnya yang menunggu sejak pagi tidak bisa membeli gas tersebut.

Baca Juga:  Dua Pencuri Motor di Sergai Ditangkap, Polisi Buru Pelaku Ketiga

“Dari pagi kami menunggu, tapi kami tidak mendapatkannya. Kami kesal bang kayak gini. Memang dia jual murah Rp 16.000, sedangkan diluar Rp 20.000 pertabungnya,” ujar salah seorang warga, Nur, di Polsek Percut Sei Tuan.

Kesal dengan hal tersebut, warga lalu mempertanyakan perihal kenapa sebagian warga tidak dapat membeli gas 3 Kg ditempatnya.

“Saat kami tanya, si David malah mengacungkan pisau kepada seorang warga bernama Rahman Tua Nasution. Untuk saja dapat ditangkis bapak itu. Bapak itu juga sempat dipukulnya. Orangnya memang sok kami lihat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara, Perusahaan Beri Dukungan Penuh kepada Korban

Ia mengaku, agen gas tersebut hanya memberikan gas tersebut kepada pengecer. “Masa hanya pengecer gas yang dilayani, sementara warga tidak,” ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Bambang Gunanti Hutabarat, saat dikonfirmasi mengaku masih meminta keterangan keduanya. “Masih kita mintai keterangan dari masyarakat dan agen gas itu,” ungkapnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.