Tim DVI Ambil Sampel Darah Keluarga PRT Dianiaya Majikan

KABAR MEDAN |Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut mendatangi Mapolresta Medan, Jumat (5/12/2014). Mereka mengambil sampel darah pihak  keluarga pembantu rumah tangga (PRT) Cici yang tewas karena dianiaya di Medan.

“Kita baru mengambil sampel darah dari  keluarga korban. Pengambilan darah ini untuk mencocokkan dengan jenazah yang belum dikenali itu,” kata Kompol Jauhari Ginting anggata tim DVI Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumut.

Baca Juga:  Dosen USI: Penambahan Usia Pensiun Polisi 60 Tahun Wujudkan Polisi Humanis

Dikatakannya, sampel darah itu diambil dari dua orang, masing-masing anak dan adik korban. Pengambilan sampel dapat dilakukan karena 6 orang sebagai keluarga dari PRT korban penganiayaan itu sudah tiba di Mapolresta Medan.

Keluarga ini datang dari Semarang, Jawa Tengah. Mereka ke Mapolresta Medan untuk memastikan perempuan yang tewas itu adalah kerabat mereka. Selain itu, mereka juga berencana ke Karo menyaksikan pembongkaran makam korban di Karo, Sabtu (6/12/2014).

Baca Juga:  Rektor UMTS Dukung Usia Pensiun Polisi Jadi 60 Tahun

Sementara Kanit Judisila Satreskrim Polresta Medan AKP Martuasah Tobing mengatakan, orang-orang yang diduga sebagai keluarga korban sengaja didatangkan ke Medan untuk kepentingan penyelidikan. “Hasil sampel darah yang diambil akan dikirim dan dibandingkan di Laboratorium Forensik Polda Sumut. Kita masih menunggu hasilnya, apakah ada kesamaan dengan Cici yang dimaksud atau tidak,” ucapnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.