Tujuh Tersangka Begal Ditangkap Polresta Medan

MEDAN, KabarMedan.com | Tujuh tersangka kejahatan jalanan atau yang kerap disebut begal diamankan Unit Jahtanras Satreskrim Polresta Medan di beberapa lokasi di Kota Medan. Ketujuh tersangka ini diamankan setelah 50 kali melakukan aksinya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti 1 unit motor Suzuki Satria FU 150 BK 2322 ACH, 1 unit motor Yamaha Vixion BB 2822 JB, 1 unit motor Honda Supra BK 5898 AEH, 3 unit HP, 1 buah jam tangan, 1 STNK dan 3 buah KTP.

“Ketujuh tersangka yang diamankan dalam sepekan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Wahyu Istanto Bram didampingi Wakasat Reskrim AKP Victor Z, dan Kanit Jahtanras Iptu Dede Gunawan, Rabu (18/3/2015).

Baca Juga:  Rektor UMTS Dukung Usia Pensiun Polisi Jadi 60 Tahun

Dikatakannya, ketujuh tersangka begal adalah IM alias B (25) warga Jalan Klambir V, Gang Palapa, Kecamatan Medan Sunggal, SA (22) warga Jalan Setia Luhur, dan RW alias M (27) warga Jalan Bakti Luhur, Gang Jalinan, Kelurahan Dwikora.

Selanjutnya, ZAH alias R (42) warga Jalan Tangguk Bongkar, SW alias I (28) Warga Jalan Guru Usman, Deli Serdang, DS alias D (37) warga Jalan Pasar V,Medan Tembung dan AP alias O (21) warga Jalan Datuk Kabu, Pasar III, Kecamatan Medan Denai diamankan karena melakukan pencurian dengan kekerasan.

“Kita lebih mengutamakan pengungkapan kasus dan operasi tangkap tangan. Namun, karena kekurangan personil kita menghimbau peran serta masyarakat dalam mengantisipasi kasus kejahatan jalanan ini,” jelasnya.

Baca Juga:  Dosen USI: Penambahan Usia Pensiun Polisi 60 Tahun Wujudkan Polisi Humanis

Diungkapkannya, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap rekan tersangka dan penadah kereta hasil kejahatan tersebut.

“Untuk ketujuh tersangka akan kita jerat dengan pasal 363 dan 365 dengan hukuman minimal 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Salah seorang tersangka IM (25) mengaku, melakukan tindak kejahatan karena untuk memenuhi kebutuhan ekonomi . Saya terpaksa bang, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari -hari,” pungkasnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.