UC News We-Media Platform Utama Kreator Konten Indonesia Dalam Monetisasi

Head of Indonesian market for UCWeb, Alibaba Mobile Business Group, Donald Ru (kanan), Senior Business Development Manager Ghanniy Fitra (kedua kanan), Head of Media Development Catherine Huang (ketiga kanan) berpartisipasi pada acara networking media dalam Festival Media 2016 di Pekanbaru.

PEKANBARU, KabarMedan.com | UC News, distributor konten dari UCWeb, Alibaba Digital Media and Entertainment Group, mengadakan diskusi tentang monetisasi konten yang berjudul “How to Monetize Your Blog and Web” pada Festival Media AJI (Aliansi Jurnalis Independen) di Pekanbaru baru-baru ini.

Pada acara tersebut, UC News menjelaskan potensi besar dari We-Media, yaitu para penulis dan penyedia konten independen, juga opini dari tokoh publik untuk mempublikasikan dan memonetisasi konten mereka. UC News sebagai pendatang baru di industri aggregator berita juga akan membantu berbagai pihak dari We-Media untuk dapat didengar dan berbagi konten dalam bentuk artikel, video, meme, cerita serial, komik dan lain-lain melalui platform UC News We-Media.

Pada Festival Media AJI Indonesia, UC News menjelaskan tiga faktor penting dalam monetisasi konten, yaitu pertama teknologi ‘big data’ untuk mengidentifikasi pola konsumsi konten dan perilaku pengguna, dan juga memberikan konten yang sesuai bagi para pembacanya, dan mendistribusikan konten yang tepat kepada audiens yang tepat.

Kedua, sumber daya untuk mempersingkat perjalanan dari konten ke monetisasi. Yang dibagi dalam tiga komponen, yaitu trafik massal yang berkualitas, dukungan modal dan mitra media

Ketiga, pengalaman di bidang pemasaran digital dan personal branding untuk menjadikan para kreator konten menjadi We-Media sebenarnya, seperti perusahaan media independen, dimana para kontributor konten dapat bergantung pada diri mereka sendiri untuk membuat konten dan memberikan pengaruh pada masyarakat luas.

“Indonesia memiliki banyak kreator konten independen yang mempunyai semangat besar untuk berbagi ide dan pemikiran mereka, tetapi belum didistribusikan secara efisien dan dimonetisasi sebanyak-banyaknya karena kurangnya dukungan big-data, model monetisasi yang belum dikembangkan dan kurangnya dukungan dan sumber daya industri, yang mengakibatkan ekosistem We-Media belum terealisasi disini,” kata Donald Ru, selaku Head of Indonesia Market, UCWeb, Alibaba Mobile Business Group.

Donald menambahkan, sebagai pihak yang dapat memberikan lebih banyak sumber daya dan dukungan monetisasi konten, kami melihat AJI sebagai mitra professional utama untuk membantu kreator konten independen Indonesia untuk mendapatkan nilai lebih dari apa yang mereka buat, dimana AJI berperan menjadi pemimpin pergerakan industri media Indonesia.

“Kami harap UC News We-Media Platform dapat menjadi wadah utama bagi para kreator konten berbakat Indonesia dalam hal monetisasi konten,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum AJI, Suwarjono, menyambut baik inisiatif UC News yang membuka kolaborasi untuk kreator konten. Saat ini, citizen journalist dan blogger menghadapi kendala teknis dalam memonetisasi konten yang mereka buat.

“Banyak dari mereka memutuskan untuk berhenti membuat konten yang berkualitas karena terhambat biaya teknis dan operasional. Kehadiran dan inisiatif UC News akan memacu blogger dan citizen journalist untuk membuat konten yang berkualitas dan mengembangkan platform internet di Indonesia,” demikian Suwarjono. [KM-01]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.