Unjuk Rasa Driver Diwarnai Aksi Bakar Atribut GO-JEK

MEDAN, KabarMedan.com | Ratusan driver ojek online menggelar unjuk rasa di kantor GO-JEK Medan, di komplek CBD Polonia, Medan, Kamis (22/11/2018).  Dalam aksinya, mereka membakar atribut GO-JEK, sebagai bentuk kekesalan terhadap manajemen GO-JEK.

Unjuk rasa yang dilakukan pra driver ini untuk memprotes kebijakan GO-JEK yang membekukan sistem notifikasi. Hal ini membuat para driver merasa dirugikan.

“Kita akan memboikot seluruh kegiatan yang diselenggarakan PT GO-JEK Indonesia, jika permintaan kita tidak dipenuhi oleh manajemen,” kata kordinator aksi, Joko Pitoyo.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Driver juga memuntut agar manajemen tidak lagi menerima driver baru, karena driver yang saat ini sudah banyak.

“Saat ini driver GO-JEK sudah banyak, jadi jangan lagi menerima driver baru karena akan berdampak kepada persaingan tidak sehat sesama driver,” ujarnya.

Driver GO-JEK juga meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk membantu menindak aplikator nakal yang menyengsarakan para driver.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

“Kita akan memboikot Pilpres dan Pileg 2019 mendatang, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi,” pungkasnya.

Unjuk rasa ini juga sempat diwarnai aksi lempar botol air mineral ke arah kantor GO-JEK Medan. Namun, aksi ini tidak berlangsung lama karena pihak kepolisian yang melakukan pengawalan dapat menenangkan massa. [KM-03]