MEDAN, KabarMedan.com | Vaksin adalah intervensi kesehatan terbaik di abad ke-20. Vaksinasi terbukti mampu menurunkan angka kematian dan kesakitan. Pandemi virus Covid-19 yang masuk ke Indonesia sejak awal bulan Maret tahun 2020 membuat ribuan orang terpapar, bahkan sudah terhitung jutaan dari seluruh negara yang juga mengalami hal yang sama.
Berkali-kali pemerintah menegaskan bahwa kekebalan tubuh manusia sangatlah penting untuk menghadapi pandemi ini. Selain dengan gaya dan pola hidup yang sehat, ada dua cara pembentukan kekebalan tubuh manusia terhadap penyakit infeksi, yakni dilakukan secara alamiah melalui menderita langsung penyakit tersebut atau secara buatan melalui imunisasi.
Imunisasi akan membuat tubuh seseorang mengenali bakteri/virus penyebab penyakit tertentu, sehingga bila terpapar bakteri/virus tersebut menjadi lebih kebal. Imunisasi bertujuan mencegah penularan maupun keparahan suatu penyakit.
Beberapa kandidat vaksin COVID-19 sudah berada di tahap uji klinis akhir. Akan tetapi kehadiran dan pengaruh vaksin COVID-19 pada situasi pandemi akan bergantung pada banyak faktor, seperti: tingkat efektivitas vaksin, durasi disetujui, diproduksi, dan dikirimnya vaksin, jumlah orang yang divaksinasi.
Artinya, pandemi tidak serta merta langsung berakhir saat vaksin tersedia. Saat ini, kita tetap perlu mengutamakan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan pakai sabun) bahkan walau vaksin kelak sudah tersedia. [KM-06]














