Wakil Ketua Kelompok Tani Tewas di Bantai Gegara Rebutan Tanah Garapan

KABAR MEDAN | Konflik rebutan tanah garapan PTPN II, Jalan Pasar II, Gang Sedayu, Desa Kelambir V, Hamparan Perak, Deli Serdang, Selasa (11/11/2014) siang kembali terjadi.

Seorang penggarap bernama R Purba (58), warga Jalan Wijaya Kesuma, Kecamatan Helvetia tewas setelah diserang sekelompok pemuda yang ingin menguasai tanah garapan tersebut.

Penggarap yang tewas diketahui bernama R Purba (58), warga Jalan Wijaya Kesuma, Kecamatan Helvetia.

Ayah empat anak yang diketahui sebagai Wakil Ketua Kelompok Tani Sedayu Hamparan Perak tewas setelah setelah dibacok dibagian kepala oleh kelompok penyerang membawa klewang dan senjata lainnya. “Mereka tiba-tiba menyerang,” kata rekan korban Siswanto (35).

Baca Juga:  Dua Pencuri Motor di Sergai Ditangkap, Polisi Buru Pelaku Ketiga

Dikatakannya, korban sempat dilarikan ke Klinik Mariana, Jalan Kemiri, Kelurahann Tanjung Gusta, namun nyawanya tidak terselamatkan. Selannjutnya, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. “Kami duga yang menyerang dibayar PTP. Terakhir bentrok di sana terjadi pada 28 Oktober lalu,” sebutnya.

Bukan hanya di lokasi yang digarap R Purba, sejumlah titik lahan bekas HGU maupun yang masih HGU PTPN 2 masih menjadi objek rebutan di Sumatera Utara. Konflik bukan hanya terjadi antar penggarap dan ormas. Aksi kekerasan juga kerap terjadi antara penggarap dengan pihak PTPN2.

Baca Juga:  Upaya Mitigasi dan Penyelidikan Dilakukan Pasca Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara

Konflik lahan yang diperebutkan banyak menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Namun, pemerintah tidak juga tegas dalam membuat kebijakan terkait lahan yang diperebutkan itu. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.