Wartawan Dilarang Liput Kedatangan Jenazah Praka JK Marpaung di Bandara KNIA

KABAR MEDAN | Para wartawan yang ingin meliput kedatangan jenazah Praka JK Marpaung, Anggota TNI yang menjadi korban baku tembak antara oknum anggota TNI dengan Brimob di Batam mengalami kesulitan. Pasalnya, petugas yang berjaga di terminal kargo Bandara Kuala Namu Internasional tersebut melarang meliput kedatangan jenazah.

“Nggak dibolehin mengambil gambarnya,” kata Dedy, salah seorang jurnalis, Kamis (20/11/2014).

Baca Juga:  Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara, Perusahaan Beri Dukungan Penuh kepada Korban

Ia mengaku, sejumlah personil dari TNI terlihat berada di Bandara tersbut sedang menunggu kedatangan jenazah rekan mereka. Namun, kedatangan sejumlah wartawan membuat mereka menghindar dan memilih untuk tidak berkumpul lagi. Mereka juga menolak memberikan informasi seputar kedatangan jenazah tersebut. “Makanya kami bingung, apakah jenazah tersebut sudah tiba atau belum” ungkapnya.

Baca Juga:  Dua Pencuri Motor di Sergai Ditangkap, Polisi Buru Pelaku Ketiga

Diketahui, Praka JK Marpaung disebut tewas tertembak dalam bentrok antara Brimob dan TNI di Batam. Menurut informasi, jenazahnya akan dikebumikan di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. JK Marpaung sendiri berasal dari Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.[KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.