WN Malaysia Penyelundup 15 Kg Sabu Tewas Ditembak

MEDAN, KabarMedan.com | Petugas Satres Narkoba Polres Tanjung Balai menembak mati dua kurir sabu. Satu pelaku yang ditembak merupakan warga negara Malaysia. Dari keduanya disita barang bukti 15 Kg sabu.

Kedua pelaku tewas adalah Rusdi alias TT (40) warga jalan Letjend Suprapto, Kelurahan Tanjung Balai, Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara dan Zulfikar alias Acong (35) warga Treganu, Malaysia.

“Kedua pelaku diberi tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan saat dilakukan pengembangan. Dari keduanya disita 15 Kg sabu,” kata Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, Rabu (16/1/2019).

Irfan mengatakan, awalnya petugas mendapat informasi adanya laki-laki yang membawa sabu dari Malaysia melalui pelabuhan tikus di wilayah Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

“Mendapat informasi itu petugas melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung,” ujarnya.

Saat diinteogasi, kadua pelaku mengaku menerima sabu dari seorang laki-laki di Malaysia berinisial PJ. Pelaku Zulfikar kemudian bersama dua orang berinisial UD dan AG (warga Indonesia) berangkat ke Indonesia menggunakan boat.

Pada Rabu sekitar pukul 03.30 WIB, mereka tiba di pinggir sungai Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai. Rekannya Rusdi pun telah menunggu.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Petugas pun melakukan pengembangan. Namun, saat dalam perjalanan keduanya berupaya melarikan diri.

“Petugas sudah melepas tembakan peringatan, namun diabaikan. Petugas kemudian memberikan tindakan tegas terukur. Kedua pelaku meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit,” jelasnya.

Dari keduanya, petugas menyita 15 bungkus kemasan teh china merk GUANYIN WANG diduga berisi sabu dengan berat kotor sekitar 15.000 gram (15 Kg) dan 1 unit sepeda motor Honda Vario warna hitam BK 2662 QAI.

“Petugas masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini,” pungkasnya. [KM-03]