MEDAN, KabarMedan.com | Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan, sebanyak 1.500 vaksinator sudah disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Saat ini, Sumut tinggal menunggu datangnya vaksin.
“Vaksin, ya kita masih menunggu lah posisinya,” katanya ketika dikonfirmasi melalui telepon pada Selasa (15/12/2020).
Mengenai pelaksanaanya, menurut Alwi tergantung kepada jumlah vaksin yang didapatkan. Vaksin tersebut, kata dia, diprioritaskan kepada tenaga kesehatan, TNI-Polri dan ASN yang banyak berhubungan dengan pelayanan masyarakat.
“Ini orang (vaksin) yang datang cuma 1,2 juta (untuk) seluruh Indonesia. Kalau 1,2 belum tentu sampai ke Medan ini. Jadi, kita tunggu aja lah,” katanya.
Biarpun demikian, pihaknya sudah melatih sebanyak 1.500 vaksinator yang akan bertugas memberikan vaksin COVID-19 kepada relawan. “Kita sudah mengecek ke lapangan. Penyimpanannya sudah disiapkan. Itu kan disimpan harus di suhu tertentu. Sudah lengkap semuanya, misalnya bagaimana untuk membawa dari satu tempat ke tempat lain, sudah ada semuanya, sudah lengkap,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumut sekaligus Jubir Satgas COVID-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah mengatakan, imunisasi COVID-19 itu dilakukan setelah Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI resmi mengeluarkan pemberitahuan rencana pelaksanaannya, dalam surat nomor SR.02.06/II/10950/2020 pertanggal 19 Oktober 2020.
“Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi COVID-19, maka rencana pelaksanaan pemberian imunisasi COVID-19 secara bertahap mulai November 2020,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (23/10/2020).
Imunisasi COVID-19 ini diberikan pada kelompok rentan usia 18-59 tahun. Estimasi sasaran imunisasi COVID-19 di Sumut, total sasarannya berjumlah 8.232.718 orang. Jumlah ini, terdiri dari tenaga kesehatan dan petugas pendukung lainnya yang bekerja di Fasyankes, yakni sipil 31.634 orang, TNI 582 orang, dan Polri 448 orang.
Kemudian petugas pelayanan publik terdiri dari Satpol PP 7.335 orang, TNI 19.631 orang, Polri 19.598 orang, dan lainnya 775.704 orang. Selanjutnya anggota BPJS PBI 4.951.731 orang, serta masyarkat dan pelaku ekonomi lainnya sebanyak 2.426.054 orang. [KM-05]














