10 Orang Ditembak Mati Dalam Kasus Narkoba Sepanjang 2019

MEDAN, KabarMedan.com | Sebanyak 10 orang ditembak mati dalam kasus penyalahgunan narkoba di Sumatera Utara sepanjang 2019. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 14 orang.

“Ini bukti bahwa setiap tahunnya masalah peredaran narkoba tetap menjadi prioritas penanganan Polda Sumut,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dalam paparan akhir tahun 2019 di Lapangan Benteng, Medan, Selasa (31/12).

Namun, katanya, barang bukti sabu yang disita tahun 2019 sebanyak 656.397 ,07 gram. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 sebanyak 535.623, 08 gram.

Di tahun 2018, katanya, tercatat kasus kejahatan narkoba jenis ganja sebanyak 1.711,09 kg, 66.480 batang pohon ganja, 2.152 gram biji ganja, dan 8 hektare ladang ganja.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Kemudian, 215.918¼ gram serbuk pil ekstasi. Di tahun 2019, tercatat 1.614,74 kg ganja, 450.286 batang pohon ganja, dan 12 hektare ladang ganja. Selanjutnya, 34.723,35 gram daun ganja, dan 111.842 ¾ butir pil ekstasi serta 841,76 gram serbuk pil ekstasi.

“Pengungkapan kasus narkoba tahun 2019 mengalami penurunan 371 perkara, dan jumlah tersangka 8.113 orang,” ujarnya.

85 Kg Sabu Dimusnahkan

Pada kesempatan itu, Polda Sumut juga memusnahkan barang bukti 85 kg sabu, 10.775 butir pil ekstasi, 750 gram serbuk pil ekstasi. Adapun jumlah tersangkanya 23 orang, 10 diantaranya wanita.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

“Di hadapan kita yang akan dimusnahkan ada 49 kg sabu hasil pengungkapan Ditres Naskoba Polda Sumut dan 36 kg hasil pengungkapan Satres Narkoba Polrestabes Medan,” jelasnya.

Martuani menambahkan, Polda Sumut telah melakukan penindakan dengan menyita 20 kg sabu. Di mana, barang bukti sabu tersebut belum dimusnahkan sampai diputuskan oleh pengadilan.

“Dalam kasus ini juga disita 1000 butir ektasi, 2000 pil happy five, dengan tersangka 8 orang dan 1 orang meninggal dunia dan satu ditembak di kakinya,” pungkasnya. [KM-05]